Imbas Tekanan Saham Megacaps, Wall Street Ditutup Tak Searah
Selasa, 25 April 2023 - 08:02 WIB
Saham Microsoft, naik lebih dari 17% sepanjang tahun ini, berada di bawah tekanan pada hari Senin karena investor tampak cemas dengan hasilnya, yang akan dirilis pada hari Selasa. Laggar kelas berat lainnya adalah Amazon.com Inc (AMZN.O), yang siap melaporkan kinerjanya minggu ini bersama dengan Alphabet Inc (GOOGL.O), dan Meta Platforms Inc (META.O).
Reli di saham-saham ini telah mendukung Wall Street tahun ini, sehingga investor khawatir apakah kenaikan itu dapat berlanjut mengingat prospek ekonomi yang suram.
"Orang-orang sedikit tentatif bahwa kinerja yang lebih baik mungkin tidak berlanjut di musim pendapatan, yang sejauh ini sedikit lebih baik dari yang diharapkan. Memang standarnya rendah," kata Randy Frederick, direktur pelaksana, perdagangan dan derivatif di Charles Schwab di Austin, Texas.
Frederick juga menunjukkan kecemasan tentang data ekonomi yang akan datang seperti pertumbuhan kuartal pertama dan pembacaan inflasi. Di antara 11 sektor utama S&P 500, energi adalah yang terkuat, naik 1,5%, sedangkan teknologi (SPLRCT) adalah yang terlemah, turun 0,4%.
Michael James, direktur pelaksana perdagangan ekuitas di Wedbush Securities di Los Angeles, mengatakan indeks semikonduktor Philadelphia (SOX), yang ditutup turun 0,5%, kemungkinan berkinerja buruk karena meningkatnya ketegangan global dengan China.
Reli di saham-saham ini telah mendukung Wall Street tahun ini, sehingga investor khawatir apakah kenaikan itu dapat berlanjut mengingat prospek ekonomi yang suram.
"Orang-orang sedikit tentatif bahwa kinerja yang lebih baik mungkin tidak berlanjut di musim pendapatan, yang sejauh ini sedikit lebih baik dari yang diharapkan. Memang standarnya rendah," kata Randy Frederick, direktur pelaksana, perdagangan dan derivatif di Charles Schwab di Austin, Texas.
Frederick juga menunjukkan kecemasan tentang data ekonomi yang akan datang seperti pertumbuhan kuartal pertama dan pembacaan inflasi. Di antara 11 sektor utama S&P 500, energi adalah yang terkuat, naik 1,5%, sedangkan teknologi (SPLRCT) adalah yang terlemah, turun 0,4%.
Michael James, direktur pelaksana perdagangan ekuitas di Wedbush Securities di Los Angeles, mengatakan indeks semikonduktor Philadelphia (SOX), yang ditutup turun 0,5%, kemungkinan berkinerja buruk karena meningkatnya ketegangan global dengan China.
Lihat Juga :