Kadin Prediksi Perputaran Uang saat Libur Lebaran Capai Rp92,3 Triliun, Begini Perhitungannya
Rabu, 26 April 2023 - 12:30 WIB
Tempat wisata yang banyak dikunjungi saat libur Lebaran menambah jumlah perputaran uang. Foto/Dok
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia ( Kadin ) Bidang Pengembangan Otonomi Daerah Sarman Simanjorang memproyeksikan, jumlah perputaran uang selama periode libur Lebaran setidaknya mencapai Rp92,3 triliun. Angka itu diperoleh melalui perhitungan berdasarkan jumlah pemudik yang diprediksi pemerintah mencapai 123,8 juta.
Baca juga: Libur Lebaran Usai, Ganjil Genap di Jakarta Mulai Berlaku Lagi Hari Ini
Sarman mengatakan, setidaknya terdapat sekitar 30,7 juta keluarga yang akan membawa Rp.3 juta ke kampung halaman.
“Jadi dari 123,8 juta itu kami bagi 4, karena anggapannya setidaknya 1 keluarga memiliki 4 anggota. Maka terdapat 30,7 juta keluarga yang mudik. Bila mereka membawa uang Rp3 juta, maka perputaran uang mencapai Rp92,3 triliun,” ujar Sarman pada program Market Review IDX Channel, Rabu (26/4/2023).
Menurutnya, realisasi perputaran uang selama libur Lebaran berpotensi lebih besar dari angka prediksi tersebut. Pasalnya, momentum Lebaran juga dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berlibur ke tempat-tempat wisata. Sarman menyebutkan, tiket penerbangan ke Bali bahkan terjual habis.
Selain itu, perputaran uang yang tinggi juga didasari oleh beberapa faktor lainnya. Pertama, pencabutan kebijakan PPKM yang mendorong pergerakan masyarakat.
Baca juga: Libur Lebaran Usai, Ganjil Genap di Jakarta Mulai Berlaku Lagi Hari Ini
Sarman mengatakan, setidaknya terdapat sekitar 30,7 juta keluarga yang akan membawa Rp.3 juta ke kampung halaman.
“Jadi dari 123,8 juta itu kami bagi 4, karena anggapannya setidaknya 1 keluarga memiliki 4 anggota. Maka terdapat 30,7 juta keluarga yang mudik. Bila mereka membawa uang Rp3 juta, maka perputaran uang mencapai Rp92,3 triliun,” ujar Sarman pada program Market Review IDX Channel, Rabu (26/4/2023).
Menurutnya, realisasi perputaran uang selama libur Lebaran berpotensi lebih besar dari angka prediksi tersebut. Pasalnya, momentum Lebaran juga dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berlibur ke tempat-tempat wisata. Sarman menyebutkan, tiket penerbangan ke Bali bahkan terjual habis.
Selain itu, perputaran uang yang tinggi juga didasari oleh beberapa faktor lainnya. Pertama, pencabutan kebijakan PPKM yang mendorong pergerakan masyarakat.
Lihat Juga :