KADIN Net Zero Hub Perkenalkan Arah Baru Percepat Dekarbonisasi Sektor Bisnis via Kolaborasi

Jum'at, 08 Mei 2026 - 18:09 WIB
loading...
KADIN Net Zero Hub Perkenalkan...
KADIN Net Zero Hub selenggarakan KADIN NZH Member Gathering di Menara KADIN Indonesia, Jakarta. Ini untuk menegaskan perannya sebagai platform kolaboratif bagi dunia usaha. Foto/KADIN Net Zero Hub
A A A
JAKARTA - KADIN Net Zero Hub (NZH) kembali menegaskan perannya sebagai platform kolaboratif bagi dunia usaha dalam mempercepat aksi dekarbonisasi melalui penyelenggaraan KADIN NZH Member Gathering di Menara KADIN Indonesia, Jakarta.

Kegiatan ini turut melibatkan Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD) sebagai sekretariat dan WRI Indonesia sebagai knowledge partner KADIN NZH dalam mendukung penguatan pembelajaran dan pertukaran pengetahuan bagi anggota.

Baca Juga: Rebutan Terusan Panama, AS Ajak 6 Negara Gebukin Dominasi China

Member Gathering menjadi momentum untuk memperkenalkan arah baru KADIN NZH sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung transisi menuju emisi nol bersih di Indonesia. Sejak didirikan pada 2022, anggota KADIN NZH telah meningkat lebih dari 40%, dari 70 menjadi 100 perusahaan pada tahun 2026, yang terdiri dari perusahaan nasional dan multinasional dari beragam sektor.

Momentum nasional menuju emisi nol bersih juga semakin menjadi agenda utama bagi pemerintah dan dunia usaha. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia mendorong pengembangan pembangkit energi surya hingga 100 GW disertai penguatan infrastruktur energi guna memperluas akses energi bersih, mempercepat transisi energi, dan memperkuat ketahanan energi nasional. Selain itu, ekosistem perdagangan karbon juga diperkuat melalui Peraturan Presiden Nomor 110/2025.

Upaya ini bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor, meningkatkan partisipasi pasar, serta membuka peluang pembiayaan bagi dekarbonisasi industri sebagai bagian dari strategi bisnis dan keberlanjutan perusahaan.

Di saat yang sama, tren perdagangan global kini semakin menempatkan emisi karbon sebagai faktor strategis dalam daya saing industri. Seiring implementasi Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM) dan meningkatnya kebutuhan data emisi yang terukur melalui sistem Measurement, Reporting, and Verification (MRV), pengelolaan emisi kini menjadi bagian penting dalam menjaga akses pasar, menekan risiko biaya ekspor, dan memperkuat posisi perusahaan dalam rantai pasok global.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Modernland Realty Dorong...
Modernland Realty Dorong Pertumbuhan Bisnis Berbasis Keberlanjutan
Kadin Ungkap Nilai Dagang...
Kadin Ungkap Nilai Dagang Indonesia-Prancis Tembus USD1 Miliar di Kuartal I-2026
EV dan SPKLU, Infrastruktur...
EV dan SPKLU, Infrastruktur Penting untuk Mendukung Mobilitas Rendah Emisi
Layanan Laundry Kian...
Layanan Laundry Kian Menjadi Bagian Gaya Hidup Modern
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
Grab Business Forum...
Grab Business Forum 2026 Jadi Wadah Kolaborasi Pemimpin Bisnis
Rekomendasi
Dihadiri Ribuan Peserta,...
Dihadiri Ribuan Peserta, Menteri UMKM Buka Musawarah Fest HIPMI Jakarta Selatan
Malih Tong Tong Doakan...
Malih Tong Tong Doakan Haji Bolot Cepat Sembuh, Akui Rindu Kerja Bareng Lagi
PN Jakpus Eksekusi Lahan...
PN Jakpus Eksekusi Lahan Hotel Sultan Senilai Rp28,9 Triliun
Berita Terkini
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan 5,46 Juta Penumpang Libur Sekolah, InJourney Airports Hadirkan Fasilitas Ramah Keluarga
IHSG Berakhir di Zona...
IHSG Berakhir di Zona Merah Sentuh 6.172, Transaksi Bursa Cetak Rp17,8 Triliun
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Jangan Lewatkan! Kejar...
Jangan Lewatkan! Kejar Promo Rumah, Kendaraan, & Liburan di BRI Consumer Expo 2026 Makassar
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved