Dirut Pertamina Beberkan Rencana Jangka Panjang Kejar Target NZE 2060
Selasa, 16 Mei 2023 - 07:38 WIB
Di samping itu, perseroan juga memiliki program untuk mengolah kembali emsi gas buang kilang lewat Flare Gas Recovery System. Sehingga, flare loss yang selama ini dibuanh ke udara dapat di proses kembali menjadi energi.
Sejalan dengan upaya tersebut, Pertamina juga tengah mengupayakan pembangunan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) mulai dari hulu dan hilir termasuk di SPBU. Sehingga konsumsi listrik oleh unit-unit usaha perseroan bisa ditekan.
"Dengan upaya ini, sampai tahun 2022, Pertamina grup sudah berhasil melakukan 31% karbon emisi, baik dari hulu sampai dengwn hilir, Ini kita belum berbicara scope 3, yaitu final product, seperti bio disel, tentu ini angkanya bisa lebih besar lagi," sambung Nicke.
Lebih lanjut, Nicke menjelaskan upaya itu dilakukan Pertamina sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam rangka mewujudkan NZE Indonesia tahun 2060 mendatang, sekaligus menjamin ketersediaan energi tetap terjaga untuk masyarakat.
"Dalam waktu dekat, kita juga mengeluarkan produk, yaitu Biogasoline, yaitu kembali dari bahan bakar nabati, karena kita semua meyakini, sustainable energy bisa terjadi kalau kita menggunakan sumber daya alam yang dimiliki oleh Indonesia," lanjutnya.
Sedangkan dari sisi sosial masyarakat, Perseroan sudah memiliki desa berdikari. Sebuah program Perseroan untuk mendorong masyarakat di daerah mengoptimalkan penggunaan sumber daya alam sebagai cadangan energi di daerah tersebut.
Sejalan dengan upaya tersebut, Pertamina juga tengah mengupayakan pembangunan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) mulai dari hulu dan hilir termasuk di SPBU. Sehingga konsumsi listrik oleh unit-unit usaha perseroan bisa ditekan.
"Dengan upaya ini, sampai tahun 2022, Pertamina grup sudah berhasil melakukan 31% karbon emisi, baik dari hulu sampai dengwn hilir, Ini kita belum berbicara scope 3, yaitu final product, seperti bio disel, tentu ini angkanya bisa lebih besar lagi," sambung Nicke.
Lebih lanjut, Nicke menjelaskan upaya itu dilakukan Pertamina sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam rangka mewujudkan NZE Indonesia tahun 2060 mendatang, sekaligus menjamin ketersediaan energi tetap terjaga untuk masyarakat.
"Dalam waktu dekat, kita juga mengeluarkan produk, yaitu Biogasoline, yaitu kembali dari bahan bakar nabati, karena kita semua meyakini, sustainable energy bisa terjadi kalau kita menggunakan sumber daya alam yang dimiliki oleh Indonesia," lanjutnya.
Sedangkan dari sisi sosial masyarakat, Perseroan sudah memiliki desa berdikari. Sebuah program Perseroan untuk mendorong masyarakat di daerah mengoptimalkan penggunaan sumber daya alam sebagai cadangan energi di daerah tersebut.
Lihat Juga :