Investasi Inggris Rp135 Triliun di Industri Baterai Listrik Bakal Dikebut
Rabu, 31 Mei 2023 - 16:08 WIB
Lebih lanjut, Bahlil mengatakan investasi yang melibatkan konsorsium dari Inggris dalam membangun ekosistem baterai listrik ini bekerja sama dengan sejumlah perusahaan dunia dan perusahaan nasional, PT Aneka Tambang (Antam). Menurut Bahlil, investasi pembangunan tersebut nantinya mulai dari tambang hingga sel baterai.
"Investasi kurang lebih sekitar USD9 billion (Rp135 triliun/kurs Rp15.000) dalam rencana. Kalau bisa kita percepat, kita lakukan. Ini investasi pembangunan ekosistem baterai mobil dari tambang sampai battery cell," katanya.
Bahlil pun berharap investasi ini nantinya mampu menghasilkan sel baterai hingga 20 gigawatt hour (GWh) pada tahap pertama produksi. Untuk tahap selanjutnya, menurut Bahlil, proses produksi dapat terus ditingkatkan berdasarkan permintaan pasar baik di dalam maupun luar negeri.
Baca juga: Penjualan Kurang Laku, Range Rover Velar Diubah Jadi Mobil Listrik
"Nah ke depan pasti akan ditingkatkan berdasarkan permintaan dalam negeri maupun untuk ekspor," ungkap Bahlil.
"Investasi kurang lebih sekitar USD9 billion (Rp135 triliun/kurs Rp15.000) dalam rencana. Kalau bisa kita percepat, kita lakukan. Ini investasi pembangunan ekosistem baterai mobil dari tambang sampai battery cell," katanya.
Bahlil pun berharap investasi ini nantinya mampu menghasilkan sel baterai hingga 20 gigawatt hour (GWh) pada tahap pertama produksi. Untuk tahap selanjutnya, menurut Bahlil, proses produksi dapat terus ditingkatkan berdasarkan permintaan pasar baik di dalam maupun luar negeri.
Baca juga: Penjualan Kurang Laku, Range Rover Velar Diubah Jadi Mobil Listrik
"Nah ke depan pasti akan ditingkatkan berdasarkan permintaan dalam negeri maupun untuk ekspor," ungkap Bahlil.
(uka)
Lihat Juga :