Bukan China Apalagi Malaysia, Turis Asal 5 Negara Ini Paling Royal Belanjakan Duitnya di Indonesia
Sabtu, 03 Juni 2023 - 18:11 WIB
Berbeda dengan rata-rata pengeluaran wisman per kunjungan yang mengalami penurunan, rata-rata pengeluaran wisman per malam pada tahun 2022 justru naik signifikan.
“Pada tahun 2022 rata-rata pengeluaran wisatawan mancanegara per malam mencapai USD101,13 atau naik 95,50% dibandingkan dengan tahun 2021,” tulis publikasi tersebut.
Adapun wisman memiliki preferensi tertentu saat berkunjung ke Indonesia. Pada tahun 2022, sebagian besar wisman datang ke Indonesia untuk berlibur, terutama bangsa Eropa.
Sementara itu jika menilik kebangsaannya, wisman asal Austria memiliki rata-rata pengeluaran terbesar dibanding bangsa lainnya. Sedangkan wisatawan bangsa Malaysia memiliki rata-rata pengeluaran terkecil saat berkunjung ke Indonesia.
Lebih rinci, pengeluaran per kunjungan terbesar berasal dari wisman Austria yaitu sebesar USD2.767,82 atau sekitar Rp41,2 juta. Kemudian diikuti oleh wisman asal Finlandia (USD2.721,26 atau Rp40,5 juta), Kanada (USD2.543,70 atau Rp37,9 juta), Belgia (USD2.458,84 atau Rp36,6 juta), dan Swiss (USD2.458,05).
Sementara itu, pengeluaran terendah berasal dari Malaysia yang hanya mencapai USD669,41 atau hampir Rp10 juta diikuti oleh Singapura yang sebesar USD796,59 atau sekitar Rp11,8 juta.
Meski begitu, wisman asal Malaysia mendominasi jumlah kunjungan yakni mencapai 1,03 juta kunjungan atau 19% dari total kunjungan wisman ke Indonesia pada tahun 2022. Sedangkan Singapura berada di posisi ketiga setelah Timor Leste, dengan 666.700 kunjungan atau 12,2% dari total kunjungan wisman.
Adapun wisman asal China yang sebelum masa pandemi Covid-19, tepatnya pada 2019 selalu masuk tiga besar penyumbang kunjungan wisman ke Indonesia, dalam publikasi BPS tersebut tidak termasuk ke dalam lima teratas ataupun lima terbawah dalam hal pengeluaran wisman.
Baca juga: Pacu Kunjungan & Lama Tinggal, Ini Strategi Sandiaga Uno Jaring Wisman China
Lebih lanjut, publikasi tersebut juga membeberkan bahwa wisman dengan karakteristik tertentu menentukan kecenderungan dalam pengeluaran.
Analisis regresi logistik biner dilakukakan terhadap data Passenger Exit Survey 2022 untuk mengetahui determinan pengeluaran wisman.
“Pada tahun 2022 rata-rata pengeluaran wisatawan mancanegara per malam mencapai USD101,13 atau naik 95,50% dibandingkan dengan tahun 2021,” tulis publikasi tersebut.
Adapun wisman memiliki preferensi tertentu saat berkunjung ke Indonesia. Pada tahun 2022, sebagian besar wisman datang ke Indonesia untuk berlibur, terutama bangsa Eropa.
Sementara itu jika menilik kebangsaannya, wisman asal Austria memiliki rata-rata pengeluaran terbesar dibanding bangsa lainnya. Sedangkan wisatawan bangsa Malaysia memiliki rata-rata pengeluaran terkecil saat berkunjung ke Indonesia.
Lebih rinci, pengeluaran per kunjungan terbesar berasal dari wisman Austria yaitu sebesar USD2.767,82 atau sekitar Rp41,2 juta. Kemudian diikuti oleh wisman asal Finlandia (USD2.721,26 atau Rp40,5 juta), Kanada (USD2.543,70 atau Rp37,9 juta), Belgia (USD2.458,84 atau Rp36,6 juta), dan Swiss (USD2.458,05).
Sementara itu, pengeluaran terendah berasal dari Malaysia yang hanya mencapai USD669,41 atau hampir Rp10 juta diikuti oleh Singapura yang sebesar USD796,59 atau sekitar Rp11,8 juta.
Meski begitu, wisman asal Malaysia mendominasi jumlah kunjungan yakni mencapai 1,03 juta kunjungan atau 19% dari total kunjungan wisman ke Indonesia pada tahun 2022. Sedangkan Singapura berada di posisi ketiga setelah Timor Leste, dengan 666.700 kunjungan atau 12,2% dari total kunjungan wisman.
Adapun wisman asal China yang sebelum masa pandemi Covid-19, tepatnya pada 2019 selalu masuk tiga besar penyumbang kunjungan wisman ke Indonesia, dalam publikasi BPS tersebut tidak termasuk ke dalam lima teratas ataupun lima terbawah dalam hal pengeluaran wisman.
Baca juga: Pacu Kunjungan & Lama Tinggal, Ini Strategi Sandiaga Uno Jaring Wisman China
Lebih lanjut, publikasi tersebut juga membeberkan bahwa wisman dengan karakteristik tertentu menentukan kecenderungan dalam pengeluaran.
Analisis regresi logistik biner dilakukakan terhadap data Passenger Exit Survey 2022 untuk mengetahui determinan pengeluaran wisman.
Lihat Juga :