Jelang Rilis Inflasi hingga Penerapan ARB, Cek Deretan Menu Saham Hari Ini

Senin, 05 Juni 2023 - 08:58 WIB
IHSG hari ini berpotensi menuju level support di 6.542. Foto/MPI/Aldhi Chandra
JAKARTA - Sejumlah sentimen dari dalam dan luar negeri serta penerapan kebijakan baru di pasar saham akan mewarnai pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini. Sejumlah saham dapat menjadi pilihan perdagangan di awal pekan ini.

Diketahui, tepat pada hari ini PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mulai menerapkan aturan batasan bawah Auto Rejection Bawah (ARB) sebesar 15% untuk seluruh fraksi harga saham.



Riset MNC Sekuritas memprediksi IHSG hari ini berpotensi menuju level support di 6.542, dengan target terdekat di area 6.687-6.764.

"Waspadai apabila break support, maka IHSG rawan menuju ke 6.509-6.530," tulis riset MNC Sekuritas akhir pekan lalu, dikutip Senin (5/6/2023).

Adapun sentimen dalam negeri adalah angka inflasi bulan Mei 2023 yang akan diumumkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada hari ini, yang diprediksi berada di level 4,22% secara tahunan (year-on-year/yoy). Selain itu, pasar juga tengah mencermati indeks manufaktur sebagai acuan menguji ketahanan konsumsi domestik.

Dari luar negeri, Amerika Serikat (AS) akan merilis purchasing manager index (PMI) sebagai acuan ketahanan ekonomi di tengah suku bunga tinggi.

Data Composite PMI dan Institute of Supply Management (ISM) Non-Manufacturing Index akan diumumkan hari ini untuk mengukur sektor manufaktur dan jasa.

Sementara itu, Uni Eropa (UE) juga bakal merilis tingkat inflasinya pada awal pekan depan, setelah bulan sebelumnya naik 7,00% yoy, dengan inflasi inti 5,60%. Berikut ini adalah deretan saham rekomendasi dari 3 perusahaan sekuritas, Senin (5/6/2023):

1. MNC Sekuritas

ADMR

ADMR terkoreksi 2,5% dan ditutup di Rp780. Selama ADMR masih mampu bergerak di atas 740 sebagai stoplossnya, maka posisi ADMR saat ini dipekirakan sedang berada di awal wave iv dari wave (v) dari wave [c].

Buy on Weakness: Rp765-Rp780

Target Price: Rp830, Rp890

Stoploss: below Rp740

ADRO

ADRO terkoreksi 3,3% dan ditutup di Rp2.040, pergerakan ADRO pun juga disertai dengan tingginya volume penjualan.

Diperkirakan posisi ADRO saat ini sedang berada di akhir wave [iii] dari wave 5, sehingga koreksi dari ADRO dapat dimanfaatkan untuk BoW (buy on weakness).

Buy on Weakness: Rp1.895-Rp2.000

Target Price: Rp2.150, Rp2.310

Stoploss: below Rp1.870

UNTR
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!