BFI Finance Catatkan Nilai Restrukturisasi Rp4,1 Triliun
Sabtu, 25 Juli 2020 - 04:37 WIB
Pihaknya menjalankan operasional dengan manajemen risiko yang terukur dan prudent, sembari terus berada dalam koridor peraturan pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), khususnya dalam pemberian fasilitas keringanan kredit bagi konsumen melalui restrukturisasi pembiayaan. (Baca juga: Mau Suntik Dana ke Bank, LPS Tetap Butuh Resep OJK )
Demi menjaga keselamatan dan kesehatan berbagai pihak, antara lain karyawan, konsumen, mitra eksternal, serta para pemangku kepentingan lainnya, perseroan memutuskan untuk melangkah hati-hati dengan membatasi sementara lini produk pembiayaannya selama kuartal kedua 2020.
Penutupan ini otomatis mempengaruhi kinerja secara keseluruhan pada semester I tahun ini, dimana nilai piutang pembiayaan bersih turun 9,5% dibandingkan periode yang sama di 2019 (year-on-year/YoY), dari Rp16,46 triliun menjadi Rp14,90 triliun, serta nilai pendapatan yang turun 2,75% dari Rp2,51 triliun menjadi Rp2,43 triliun YoY. (Baca juga: Awas Kredit Macet di Tengah Terbatasnya Aktivitas Ekonomi Imbas Pandemi )
Akibat adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) demi menghambat penyebaran Covid-19 di berbagai daerah ini juga berdampak terhadap mobilitas orang dan aktivitas ekonomi. Sehingga membawa pengaruh kuat terhadap penurunan kemampuan bayar konsumen.
Demi menjaga keselamatan dan kesehatan berbagai pihak, antara lain karyawan, konsumen, mitra eksternal, serta para pemangku kepentingan lainnya, perseroan memutuskan untuk melangkah hati-hati dengan membatasi sementara lini produk pembiayaannya selama kuartal kedua 2020.
Penutupan ini otomatis mempengaruhi kinerja secara keseluruhan pada semester I tahun ini, dimana nilai piutang pembiayaan bersih turun 9,5% dibandingkan periode yang sama di 2019 (year-on-year/YoY), dari Rp16,46 triliun menjadi Rp14,90 triliun, serta nilai pendapatan yang turun 2,75% dari Rp2,51 triliun menjadi Rp2,43 triliun YoY. (Baca juga: Awas Kredit Macet di Tengah Terbatasnya Aktivitas Ekonomi Imbas Pandemi )
Akibat adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) demi menghambat penyebaran Covid-19 di berbagai daerah ini juga berdampak terhadap mobilitas orang dan aktivitas ekonomi. Sehingga membawa pengaruh kuat terhadap penurunan kemampuan bayar konsumen.
(ind)
Lihat Juga :