6 Jurus Menperin Tahan Perlambatan di Industri Manufaktur
Minggu, 18 Juni 2023 - 08:42 WIB
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita. Foto/MPI/Advenia Elisabeth
JAKARTA - Sektor industri Indonesia tetap ekspansif di masa pemulihan ekonomi meskipun pertumbuhannya cenderung melambat. Pemerintah pun menyiapkan strategi guna menahan laju perlambatan tersebut.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah perlambatan yang terjadi di industri manufaktur imbas menurunnya permintaan dari pasar ekspor. Sebagai antisipasinya, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita pun menyiapkan enam jurus.
Keenam jurus tersebut merupakan hasil dari pembahasan Rapat Kerja Kementerian Perindustrian 2023 dalam rangka mengevaluasi kinerja industri manufaktur berdasarkan survei Indeks Kepercayaan Industri (IKI) dan Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur.
"Setidaknya terdapat enam langkah yang perlu dijalankan. Pertama, pentingnya menentukan fokus dan prioritas penting dalam menjalankan industrialisasi melalui hilirisasi," ungkap Agus dalam keterangan resminya, dikutip Minggu (18/6/2023).
Kedua, menentukan target dengan tepat sehingga dapat menentukan langkah yang strategis dan efektif untuk mencapainya.
“Ketiga, mendorong agar jasa industri turut diperhitungkan sebagai kontributor PDB karena merupakan unsur yang tidak dapat dilepaskan dari sektor industri,” tuturnya.
Keempat, akselerasi implementasi industri 4.0. Upaya itu merupakan cara agar industri dapat bekerja dengan lebih efisien, yang mendukung penurunan biaya produksi, sehingga meningkatkan daya saing.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah perlambatan yang terjadi di industri manufaktur imbas menurunnya permintaan dari pasar ekspor. Sebagai antisipasinya, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita pun menyiapkan enam jurus.
Keenam jurus tersebut merupakan hasil dari pembahasan Rapat Kerja Kementerian Perindustrian 2023 dalam rangka mengevaluasi kinerja industri manufaktur berdasarkan survei Indeks Kepercayaan Industri (IKI) dan Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur.
"Setidaknya terdapat enam langkah yang perlu dijalankan. Pertama, pentingnya menentukan fokus dan prioritas penting dalam menjalankan industrialisasi melalui hilirisasi," ungkap Agus dalam keterangan resminya, dikutip Minggu (18/6/2023).
Kedua, menentukan target dengan tepat sehingga dapat menentukan langkah yang strategis dan efektif untuk mencapainya.
“Ketiga, mendorong agar jasa industri turut diperhitungkan sebagai kontributor PDB karena merupakan unsur yang tidak dapat dilepaskan dari sektor industri,” tuturnya.
Keempat, akselerasi implementasi industri 4.0. Upaya itu merupakan cara agar industri dapat bekerja dengan lebih efisien, yang mendukung penurunan biaya produksi, sehingga meningkatkan daya saing.
Lihat Juga :