Kapan Harga Pertalite Bisa Turun di Bawah Ceban? Ini Jawaban Dirjen ESDM
Senin, 03 Juli 2023 - 16:15 WIB
Penurunan harga Pertalite bergantung pada beberapa faktor. Foto/Dok
JAKARTA - Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Tutuka Ariadji buka suara soal kemungkinan turunnya harga BBM jenis Pertalite . Menurutnya, pemerintah baru akan akan kembali menghitung harga BBM subsidi tersebut apabila harga minyak dunia turun ke level USD65-an per barel.
Baca juga: Resmi Naik, Ini Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 3 Juli 2023
"Kalau sudah USD65an per barel baru kita nanti akan sampaikan ini, karena sekarang kan (harganya) masih USD69-USD70 per barel. Kemungkinan USD65 bisa kita evaluasi, kita sampaikan. Harga kan Rp10 ribu kan ya, kalau harga minyak USD65 per barel itu kira-kira mungkin samalah dengan itu," terangnya ketika ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (3/7/2023).
Ia pun mengakui bahwa harga keekonomian Pertalite tidak jauh lebih tinggi dari harga yang ditetapkan saat ini, yakni Rp10.000 per liter.
Baca juga: Resmi Naik, Ini Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 3 Juli 2023
"Kalau sudah USD65an per barel baru kita nanti akan sampaikan ini, karena sekarang kan (harganya) masih USD69-USD70 per barel. Kemungkinan USD65 bisa kita evaluasi, kita sampaikan. Harga kan Rp10 ribu kan ya, kalau harga minyak USD65 per barel itu kira-kira mungkin samalah dengan itu," terangnya ketika ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (3/7/2023).
Ia pun mengakui bahwa harga keekonomian Pertalite tidak jauh lebih tinggi dari harga yang ditetapkan saat ini, yakni Rp10.000 per liter.
Lihat Juga :