Mentan Sebut Pengalaman Penanganan Pandemi Jadi Modal Hadapi El-Nino

Selasa, 18 Juli 2023 - 21:42 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo ( SYL ) mengatakan fenomena El-Nino menjadi ancaman utama sektor pertanian. Kemarau panjang bisa membuat produktivitas pertanian bakal menurun ditengah kebutuhan pangan yang terus meningkat.

"Selama 3 tahun pandemi covid, Banten menunjukkan tren pertumbuhan ekonomi yang positif. Produksi padi juga terus meningkat. Bersama Sumsel, Kalsel dan propinsi lainnya," kata Mentan SYL dalam keterangan tertulisnya, Selasa (18/7/2023).



Baca Juga: Mentan SYL Dorong Petani Tebu di Cirebon Gunakan Taksi Alsintan

Menurutnya pengalaman menghadapi covid bisa dijadikan bekal mengatasi kemarau panjang yang sedang dihadapi. Sejumlah langkah sudah disiapkan pihaknya untuk mengamankan kebutuhan pangan nasional.

"Sektor pertanian tumbuh 16,2 persen Bapak. Bahkan nilai ekspor kita tahun 2022 mencapai meningkat jadi 658 tiliun, naik 6,79% dibandingkan tahun 2021 Bapak. Oleh karena itu, capaian tersebut harus kita pertahankan dan kita tingkatkan," sambungnya.

Sebagai informasi, ada 9 strategi Kementan dalam rangka menghadapi Elnino, yaitu mengidentifikasi dan memetakan lokasi terdampak kekeringan, hingga melakukan percepatan tanam untuk mengejar sisa hujan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!