Sah! Raksasa Migas Italia Gantikan Chevron di Proyek Laut Dalam RI

Rabu, 26 Juli 2023 - 07:13 WIB
"Alih kelola proyek IDD dari Chevron ke ENI sangatlah krusial bagi Indonesia. Mengingat, proyek IDD diharapkan dapat mendorong produksi gas mencapai target 12.000 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd) pada 2030," imbuhnya.

Lebih lanjut, Arifin mengatakan proyek IDD telah dikembangkan dan memulai produksi dari Lapangan Bangka sejak Agustus 2016. Selanjutnya, tahap pengembangan Gendalo Hub dan Gehem Hub.

"ENI sebagai operator baru proyek IDD diharapkan dapat melanjutkan proyek ke tahap dua. ENI memegang participating interest (PI) pada 12 Production Sharing Contract (PSC), 9 di antaranya adalah sebagai operator di proyek laut dalam dengan tahap eksplorasi dan pembangunan. Saya harap ENI dapat memperluas investasi di subsektor migas, terutama di wilayah timur," tutur Arifin.

Arifin menyampaikan apresiasi kepada Chevron atas kontribusi yang signifikan di industri migas Indonesia.

"Chevron telah mengembangkan bisnis di Indonesia selama lebih dari 90 tahun. Dari Riau Sumatera, hingga Kalimantan Timur. Saya harap Chevron dapat melanjutkan investasi dan kerja sama dengan Indonesia di sektor energi," pungkas Arifin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!