Penyerapan PEN Rendah, Indonesia Akan Sulit Diselamatkan dari Resesi
Selasa, 28 Juli 2020 - 23:24 WIB
Kemungkinan itu, lanjut dia, juga didorong oleh proyeksi pertumbuhan ekonomi di kuartal dua lebih tinggi ketimbang kuartal ketiga 2020. Di mana, pertumbuhan ekonomi kuartal dua akan terkontraksi hingga minus 4%. Sedangkan, kuartal tiga minus 1,3% hingga 1,5%.
Tauhid mengungkapkan, seharusnya pemerintah lebih jor-joran untuk merealisasikan program PEN di sejumlah sektor. Paling tidak realisasinya sudah mencapai di atas 30% jika ingin mendongkrak kinerja ekonomi agar positif di kuartal dua dan tiga. Tapi, pemerintah telah kehilangan momentum untuk melakukan hal tersebut.
(Baca Juga: Awas, Pelebaran Defisit Anggaran Akan Sedot Uang Publik dan Utang Membengkak )
Lebih jahu, menurut Tauhid, The Economics memprediksi bahwa pada September tahun inflasi masih rendah yakni, 2,5%. Angka itu, kata dia, yang paling tinggi. Namun, masih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2019, yaitu 3,3%.
"Prediksi ini menggambarkan kalau perekonomian tidak cukup hanya dengan mengembalikan daya beli masyarakat saja. karena itu, masyarakat dan dunia usaha tetap mengantisipasi dengan kondisi ekonomi yang lebih berat pada kuartal tiga nanti," kata dia.
Tauhid mengungkapkan, seharusnya pemerintah lebih jor-joran untuk merealisasikan program PEN di sejumlah sektor. Paling tidak realisasinya sudah mencapai di atas 30% jika ingin mendongkrak kinerja ekonomi agar positif di kuartal dua dan tiga. Tapi, pemerintah telah kehilangan momentum untuk melakukan hal tersebut.
(Baca Juga: Awas, Pelebaran Defisit Anggaran Akan Sedot Uang Publik dan Utang Membengkak )
Lebih jahu, menurut Tauhid, The Economics memprediksi bahwa pada September tahun inflasi masih rendah yakni, 2,5%. Angka itu, kata dia, yang paling tinggi. Namun, masih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2019, yaitu 3,3%.
"Prediksi ini menggambarkan kalau perekonomian tidak cukup hanya dengan mengembalikan daya beli masyarakat saja. karena itu, masyarakat dan dunia usaha tetap mengantisipasi dengan kondisi ekonomi yang lebih berat pada kuartal tiga nanti," kata dia.
Lihat Juga :