Sikap Dewan Kehormatan DPP Partai Golkar Terkait Pemilu Legislatif dan Pilpres 2024
Rabu, 02 Agustus 2023 - 21:06 WIB
Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung (Foto: dok Golkar)
JAKARTA - Mencermati situasi dan kondisi Partai Golkar dalam menyongsong Pemilu Anggota Legislatif dan Pemilu Presiden yang akan diselenggarakan pada 14 Februari 2024, bersama ini Dewan Kehormatan perlu menyampaikan hal-hal sebagai berikut:
Pertama: Seluruh jajaran Pengurus dan Kader Partai Golkar dari tingkat DPP, DPD Provinsi, DPD Kabupaten/Kota, Tingkat Kecamatan sampai ke tingkat kelurahan dan desa harus menjaga kekompakan dan soliditas Partai. Dengan demikian, wacana mengenai penyelenggaraan Munas Luar Biasa (Munaslub) yang dilontarkan beberapa aktivis Partai agar dihentikan.
Kedua: Seluruh jajaran Partai Golkar hendaknya fokus pada persiapan dan pelaksanaan Pemilu 2024, hingga dapat menaikkan perolehan suara dan kursi di setiap daerah. Dengan demikian, Partai Golkar, InsyaAllah dapat menjadi pemenang sebagaimana pernah dicapai pada Pemilu 2004.
Untuk itu DPP Partai Golkar segera melakukan pertemuan dengan seluruh perangkat organisasi tingkat pusat dan daerah secara berjenjang, dengan secara aktif melibatkan organisasi yang mendirikan dan didirikan Partai Golkar (Hastakarya).
Pertama: Seluruh jajaran Pengurus dan Kader Partai Golkar dari tingkat DPP, DPD Provinsi, DPD Kabupaten/Kota, Tingkat Kecamatan sampai ke tingkat kelurahan dan desa harus menjaga kekompakan dan soliditas Partai. Dengan demikian, wacana mengenai penyelenggaraan Munas Luar Biasa (Munaslub) yang dilontarkan beberapa aktivis Partai agar dihentikan.
Kedua: Seluruh jajaran Partai Golkar hendaknya fokus pada persiapan dan pelaksanaan Pemilu 2024, hingga dapat menaikkan perolehan suara dan kursi di setiap daerah. Dengan demikian, Partai Golkar, InsyaAllah dapat menjadi pemenang sebagaimana pernah dicapai pada Pemilu 2004.
Untuk itu DPP Partai Golkar segera melakukan pertemuan dengan seluruh perangkat organisasi tingkat pusat dan daerah secara berjenjang, dengan secara aktif melibatkan organisasi yang mendirikan dan didirikan Partai Golkar (Hastakarya).
Lihat Juga :