SKK Migas Ajak Stakeholder Berkolaborasi Dorong Pertumbuhan Ekonomi
Selasa, 08 Agustus 2023 - 15:22 WIB
(Kanan-kiri) Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, Wagub Jambi Abdullah Sani, dan Asisten II Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Pemprov Sumsel Darma Budhi di Forum Kapnas III 2023 Wilayah Sumatera Bagian Selatan, di Palembang, Selasa (8/8/2023). Foto/Ist
PALEMBANG - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi ( SKK Migas ) mengajak semua pihak yang terlibat dalam industri hulu migas membangun kolaborasi strategis agar industri ini bisa terus menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan yang optimal.
“Dengan spirit kolaborasi ini, semakin terbuka peluang bagi pelaku bisnis untuk menjalin kemitraan dengan potensi lokal yang ada,” kata Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, saat membuka Forum Kapasitas Nasional (Kapnas) III Tahun 2023 Wilayah Sumatera Bagian Selatan, di Palembang, Selasa (8/8/2023).
Forum Kapnas, ujar Dwi, bisa menjadi platform bagi pelaku industri, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan untuk berbagi pengetahuan, dan mengidentifikasi peluang bersama dalam pengembangan sektor migas yang berkelanjutan. “Melalui diskusi, panel, dan sharing session peserta diharapkan dapat mencapai pemahaman yang lebih baik tentang peran strategis industri hulu migas dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” kata dia.
Baca Juga: Konsisten, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Triwulan II 2023 Capai 5,17%
Lebih jauh Dwi memaparkan, seluruh pemangku kepentingan pun telah sepakat pada landasan bisnis utama industri hulu migas saat ini. Paling utama adalah keyakinan bersama bahwa industri ini memiliki peran penting dalam mewujudkan transisi energi menuju Net Zero Emissions.
“Dengan spirit kolaborasi ini, semakin terbuka peluang bagi pelaku bisnis untuk menjalin kemitraan dengan potensi lokal yang ada,” kata Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, saat membuka Forum Kapasitas Nasional (Kapnas) III Tahun 2023 Wilayah Sumatera Bagian Selatan, di Palembang, Selasa (8/8/2023).
Forum Kapnas, ujar Dwi, bisa menjadi platform bagi pelaku industri, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan untuk berbagi pengetahuan, dan mengidentifikasi peluang bersama dalam pengembangan sektor migas yang berkelanjutan. “Melalui diskusi, panel, dan sharing session peserta diharapkan dapat mencapai pemahaman yang lebih baik tentang peran strategis industri hulu migas dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” kata dia.
Baca Juga: Konsisten, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Triwulan II 2023 Capai 5,17%
Lebih jauh Dwi memaparkan, seluruh pemangku kepentingan pun telah sepakat pada landasan bisnis utama industri hulu migas saat ini. Paling utama adalah keyakinan bersama bahwa industri ini memiliki peran penting dalam mewujudkan transisi energi menuju Net Zero Emissions.
Lihat Juga :