Investasi di Jabar Selama 5 Tahun Tembus Rp800 Triliun
Rabu, 09 Agustus 2023 - 13:23 WIB
"Bukti Jawa Barat responsif adalah dari sisi birokrasi semakin mudah. Dari izin pada 2018 hanya 7.000-an, melompat ke sekitar 25.000 di tahun 2022 ini. Artinya secepat itu dalam setahun perizinan kita diakses oleh masyarakat," katanya.
Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung menyampaikan, Indonesia merupakan tempat yang sangat prospektif untuk berinvestasi. Hal tersebut didukung dengan kondisi jangka pendek di antaranya stabilitas internal dan eksternal, pertumbuhan ekonomi yang tumbuh prospektif, tingkat inflasi yang stabil dan terjaga, serta dukungan kebijakan fiskal yang pruden dan akomodatif.
"Dalam jangka panjang, prospek investasi juga didukung dengan reformasi struktural melalui UU Cipta Kerja, bonus demografi yang produktif, implementasi digitalisasi yang inklusif hingga pertumbuhan ekonomi yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan," katanya.
Berbagai hal positif tersebut, menempatkan Indonesia menjadi negara yang masuk dalam kategori positif dengan rating yang stabil di BBB+, atau berada di 2 level di atas tingkat minimum standar investasi.
Lebih lanjut, dalam mengimplementasikan tiga kebijakan inti di sektor moneter, makroprudensial, dan pasar uang, serta dalam upaya memperlancar investasi, Bank Indonesia, melalui kantor perwakilan di dalam negeri, membentuk unit khusus yang dinamakan Regional Investor Unit (RIRU).
Sementara itu, Deputi Gubernur Bank Indonesia Juda Agung menyampaikan, Indonesia merupakan tempat yang sangat prospektif untuk berinvestasi. Hal tersebut didukung dengan kondisi jangka pendek di antaranya stabilitas internal dan eksternal, pertumbuhan ekonomi yang tumbuh prospektif, tingkat inflasi yang stabil dan terjaga, serta dukungan kebijakan fiskal yang pruden dan akomodatif.
"Dalam jangka panjang, prospek investasi juga didukung dengan reformasi struktural melalui UU Cipta Kerja, bonus demografi yang produktif, implementasi digitalisasi yang inklusif hingga pertumbuhan ekonomi yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan," katanya.
Berbagai hal positif tersebut, menempatkan Indonesia menjadi negara yang masuk dalam kategori positif dengan rating yang stabil di BBB+, atau berada di 2 level di atas tingkat minimum standar investasi.
Lebih lanjut, dalam mengimplementasikan tiga kebijakan inti di sektor moneter, makroprudensial, dan pasar uang, serta dalam upaya memperlancar investasi, Bank Indonesia, melalui kantor perwakilan di dalam negeri, membentuk unit khusus yang dinamakan Regional Investor Unit (RIRU).
Lihat Juga :