Bukan BRICS, tapi Organisasi Ekonomi Ini yang Diinginkan Indonesia Bisa Segera Bergabung

Jum'at, 11 Agustus 2023 - 11:31 WIB
Kemarin, Kamis (10/8/2023), Presiden Jokowi menerima delegasi OECD di Istana Merdeka, Jakarta. Dalam pertemuan itu, seperti yang disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani, OECD mengapresiasi kepemimpinan Presiden Jokowi dalam melakukan langkah-langkah reformasi pada sejumlah bidang guna memperkuat perekonomian di tengah situasi ketidakpastian global.

“Sekretaris Jenderal (OECD) Cormann juga mengapresiasi leadership Bapak Presiden di dalam melakukan langkah-langkah reformasi karena banyak langkah-langkah reformasi di bidang investasi dan juga di bidang perekonomian adalah sangat sesuai untuk kebutuhan Indonesia sendiri di dalam memperkuat perekonomiannya,” ujar Sri dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat (11/8/2023).

Sri mengungkapkan bahwa kerja sama antara Pemerintah Indonesia dengan OECD sudah berjalan cukup lama dan Indonesia merupakan mitra kerja utama dari OECD. Bahkan, Indonesia bersama OECD telah melakukan sejumlah program kerja sama, seperti survei ekonomi dan penilaian terhadap kebijakan yang berlaku di Tanah Air.

“Indonesia melakukan asesmen terhadap kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan BUMN dan taxation, capital movement, public procurement, anti-corruption, dan environment,” ucap Sri.

Terkait keinginan Indonesia untuk masuk dalam keanggotaan OECD, Jokowi berharap proses keanggotaan dapat berjalan dengan baik dan cepat, serta dapat bermanfaat dalam memperbaiki kualitas kebijakan dan birokrasi di Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!