Bappenas Ungkap Dampak Buruk Perubahan Iklim, Siklus Tanam Pertanian Berubah
Senin, 21 Agustus 2023 - 20:01 WIB
Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan sebagian, besar wilayah Indonesia diperkirakan akan mengalami penurunan tingkat curah hujan sekitar satu hingga empat persen hingga tahun 2034 jika dibandingkan pada kondisi 1995 hingga 2010. Foto/Dok
JAKARTA - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional ( Bappenas ) mengungkapkan beberapa dampak buruk perubahan iklim , mulai dari terganggunya pasokan air bersih karena curah hujan turun, hingga menurunkan produksi petani karena siklus tanam pertanian berubah.
Baca Juga: Duh! Bencana Iklim Timbulkan Kerugian Rp544 Triliun dan Bikin 100 Juta Penduduk Jadi Miskin
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa mengatakan sebagian, besar wilayah Indonesia diperkirakan akan mengalami penurunan tingkat curah hujan sekitar satu hingga empat persen hingga tahun 2034 jika dibandingkan pada kondisi 1995 hingga 2010.
"Ini mengakibatkan pasokan air bersih semakin berkurang dan berpotensi pada timbulnya konflik alokasi air terutama untuk pertumbuhan antara pertanian, industri dan energi," ujar Suharso dalam acara Dialog Nasional Antisipasi Dampak Perubahan untuk Pembangunan Indonesia Emas 2045, di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Senin (21/8/2023).
Baca Juga: Duh! Bencana Iklim Timbulkan Kerugian Rp544 Triliun dan Bikin 100 Juta Penduduk Jadi Miskin
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Suharso Monoarfa mengatakan sebagian, besar wilayah Indonesia diperkirakan akan mengalami penurunan tingkat curah hujan sekitar satu hingga empat persen hingga tahun 2034 jika dibandingkan pada kondisi 1995 hingga 2010.
"Ini mengakibatkan pasokan air bersih semakin berkurang dan berpotensi pada timbulnya konflik alokasi air terutama untuk pertumbuhan antara pertanian, industri dan energi," ujar Suharso dalam acara Dialog Nasional Antisipasi Dampak Perubahan untuk Pembangunan Indonesia Emas 2045, di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Senin (21/8/2023).
Lihat Juga :