Cuss, 88.973 Calon PMI Siap Berangkat ke 22 Negara Secara Bertahap
Kamis, 30 Juli 2020 - 16:30 WIB
Sebanyak 88.973 calon pekerja migran Indonesia seiap berangkat kembali ke 22 negara secara bertahap. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan bahwa berdasarkan data Sistem Komputerisasi (Sisko) Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), sebanyak 88.973 calon pekerja migran Indonesia (CPMI) siap berangkat secara bertahap untuk bekerja di 22 negara tujuan.
Dari 22 negara tersebut, 14 negara yang sudah berkoordinasi lengkap antara lain Aljazair, Australia, Hong Kong, Korea Selatan, Kuwait, Maladewa, Nigeria, Uni Emirat Arab, Polandia, Qatar, Taiwan, Turki, Zambia, dan Zimbabwe
"Sebelumnya kita sempat vakum beberapa bulan, namun dengan kondisi saat ini dimana beberapa negara penempatan sudah membuka akses tenaga kerja asing (TKA), kami memandang perlu untuk membuka kesempatan bagi calon pekerja migran Indonesia di negara tujuan dengan tetap mengedepankan prinsip perlindungan hak pekerja migran dan protokol kesehatan," ungkap Ida dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Kamis (30/7/2020).
(Baca Juga: BP2MI Berhasil Selamatkan Hak PMI Sebesar Rp13,73 Miliar)
Dari 22 negara tersebut, 14 negara yang sudah berkoordinasi lengkap antara lain Aljazair, Australia, Hong Kong, Korea Selatan, Kuwait, Maladewa, Nigeria, Uni Emirat Arab, Polandia, Qatar, Taiwan, Turki, Zambia, dan Zimbabwe
"Sebelumnya kita sempat vakum beberapa bulan, namun dengan kondisi saat ini dimana beberapa negara penempatan sudah membuka akses tenaga kerja asing (TKA), kami memandang perlu untuk membuka kesempatan bagi calon pekerja migran Indonesia di negara tujuan dengan tetap mengedepankan prinsip perlindungan hak pekerja migran dan protokol kesehatan," ungkap Ida dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Kamis (30/7/2020).
(Baca Juga: BP2MI Berhasil Selamatkan Hak PMI Sebesar Rp13,73 Miliar)
Lihat Juga :