Desak Revitalisasi Penggilingan Padi, Ombudsman: Untungkan Petani

Kamis, 31 Agustus 2023 - 12:11 WIB
Anggota Ombudsman Yeka Hendra Fatika mengatakan, revitalisasi penggilingan padi mendesak dilakukan karean dapat menguntungkan petani. Foto/Dok. Ombudsman
JAKARTA - Jika ada pelaku usaha yang mampu membeli gabah dengan harga yang lebih baik seharusnya bukan malah dihakimi. Hal itu sampaikan Anggota Ombudsman Yeka Hendra Fatika menanggapi dugaan PT Wilmar Padi Indonesia (WPI) memonopoli harga padi sehingga menjadi penyebab matinya penggilingan padi di Banten.

Yeka mengatakan, keberadaan WPI justru menguntungkan karena membeli padi para petani di wilayah Banten dengan harga cukup tinggi. “Kita punya lesson learned yang pahit dengan matinya PT Ibu, beberapa tahun lalu. Yang jelas petani dirugikan, karena kehilangan pembeli yang memberikan pelayanan dan harga lebih baik,” kata Yeka seperti dikutip dari situs resmi Ombudsman, Rabu (30/8/2023).



Menurut Yeka, persaingan antarpenggilingan padi sudah terjadi sejak medio 1990-an. Persaingan tersebut justru akan meningkatkan kualitas layanan. Termasuk kualitas layanan terhadap petani. Baca juga: Berkah Kebun Plasma Wilmar, Petani Sawit Berbondong-bondong Umrah ke Tanah Suci

Petani tentu menginginkan hasil produksinya dihargai lebih baik dan pelayanan lainnya seperti penjualan dengan sistem timbang. ”Pembayaran dilakukan secara tunai membuat petani terlayani dengan baik,” ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!