Ancaman Krisis Iklim, Dunia Bisa Rugi USD23 Triliun di 2050
Kamis, 07 September 2023 - 10:44 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan di acara Indonesia Sustainability Forum yang diselenggarakan di Park Hyatt Jakarta, Kamis (7/9/2023). FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan krisis iklim menjadi ancaman saat ini dan masa depan. Luhut menyebutkan akibat adanya krisis iklim ini akan merugikan perekonomian dunia mencapai USD23 triliun pada tahun 2050.
"Krisis iklim merugikan perekonomian global sebesar USD23 Triliun pada tahun 2050 dan 3 juta kematian setiap tahunnya," kata Luhut dalam sambutan di acara Indonesia Sustainability Forum yang diselenggarakan di Park Hyatt Jakarta, Kamis (7/9/2023).
Baca Juga: Gawat! Salju Abadi Puncak Jaya Terancam Punah, Menipis 5 Meter Tiap Tahun
Luhut mengatakan kondisi ini juga akan berdampak dalam waktu dekat jika dunia tidak mengambil tindakan bersama dalam mengatasi permasalahan ini.
"Krisis iklim merugikan perekonomian global sebesar USD23 Triliun pada tahun 2050 dan 3 juta kematian setiap tahunnya," kata Luhut dalam sambutan di acara Indonesia Sustainability Forum yang diselenggarakan di Park Hyatt Jakarta, Kamis (7/9/2023).
Baca Juga: Gawat! Salju Abadi Puncak Jaya Terancam Punah, Menipis 5 Meter Tiap Tahun
Luhut mengatakan kondisi ini juga akan berdampak dalam waktu dekat jika dunia tidak mengambil tindakan bersama dalam mengatasi permasalahan ini.
Lihat Juga :