SKK Migas Serap Tenaga Kerja Lokal di Proyek Abadi Masela

Selasa, 04 Agustus 2020 - 23:23 WIB
“SKK Migas mendukung implementasi kerjasama antara Pemerintah Provinsi Maluku dengan Petrotekno yang hari ini ditandatanganai. Ini merupakan langkah maju dan implementasi dari upaya peningkatan kompetensi masyarakat Maluku agar siap untuk berkontribusi dan mendapatkan manfaat dari proyek Abadi Masela” kata Dwi di Jakarta, Selasa (4/8/2020).

Dia melanjutkan, upaya meningkatkan kompetensi masyarakat lokal untuk terlibat dalam proyek hulu migas dengan skema seperti yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Maluku dan Petrotekno, sudah pernah dilaksanakan pada proyek hulu migas yang lain, yaitu di Tangguh.

"SKK Migas melakukan pembinaan dan pengawasan implementasi kerjasama antara BP Tangguh dengan Pemerintah Daerah disana, dan kerjasama tersebut efektif mampu meningkatkan kompetensi SDM masyarakat dan diserapnya tenaga kerja lokal pada proyek BP Tangguh," katanya. (Baca juga: Jurus Kemenaker untuk Menekan Angka Pengangguran di Indonesia )

Sambung dia, keterlibatan tenaga kerja lokal yang memenuhi kualifikasi hulu migas dan ditempatkan pada posisi yang memiliki keahlian tertentu, akan meningkatkan kepercayaan diri masyarakat lokal. "Jika diberikan kesempatan dan pembinaan yang baik, tenaga kerja lokal dapat bersaing dengan tenaga kerja lainnya," katanya.

Dwi menambahkan, selain kemanfaatan proyek Abadi Masela dalam bentuk penyerapan tenaga kerja secara langsung, SKK Migas juga mendorong Pemerintah Daerah agar dapat memanfaatkan momentum emas Abadi Masela untuk meningkatkan kualitas SDM Maluku secara keseluruhan, termasuk dalam bidang pendidikan. SDM adalah sumber daya yang penting untuk mendukung kemajuan pembangunan nasional dan daerah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!