Ekonomi Korsel Tetap Stabil Meski Sensitif Diguncang Harga Minyak

Kamis, 26 Oktober 2023 - 20:27 WIB
"Masih terlalu dini untuk memasukkan hal ini ke dalam prospek ekonomi. Untuk saat ini, pertumbuhan kuartal ketiga tidak terlalu buruk."

Baca Juga: Picu Perang Front Ketiga? AS, Korea Selatan, dan Jepang Gelar Latihan Udara yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

Sementara, China sebagai negara tujuan ekspor utama, masih berupaya menghidupkan kembali pemulihan ekonomi. Beijing juga memperketat kontrol ekspor terkait grafit, yang mengkhawatirkan produsen Korea Selatan yang mengandalkan China sebagai sumber bahan yang digunakan untuk membuat baterai kendaraan listrik.

Investasi fasilitas turun 2,7% pada periode terakhir mencerminkan kehati-hatian perusahaan. Menjaga momentum ekonomi sangat penting bagi pemerintahan Presiden Yoon Suk-yeol menjelang pemilihan parlemen pada bulan April 2024 yang akan menentukan sejauh mana dukungan legislatif terhadap agendanya selama sisa masa jabatannya yang dimulai pada bulan Mei 2022.

Masa jabatan lima tahun Yoon dimulai dengan Parlemen yang dikendalikan oleh oposisi, dan kekalahan partainya dalam pemilihan sela di sebuah distrik di Seoul pada awal Oktober semakin melemahkan posisinya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!