Nggak Ada yang Baru, Ini Jurus Pemerintah Tangkal Resesi

Rabu, 05 Agustus 2020 - 17:22 WIB
Pemerintah berharap langkah-langkah pemulihan yang telah disiapkan dapat menyelamatkan ekonomi dari resesi di kuartal III dan IV/2020. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Setelah mengalami kontraksi di kuartal II/2020 dimana pertumbuhan ekonomi -5,32% (year on year, yoy) ini, pemerintah bertekad melakukan langkah luar biasa (extraordinary) untuk menopang ekonomi agar bertahan di kuartal III dan IV tahun ini.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, langkah extraordinary itu perlu diambil agar Indonesia terhindar dari resesi .



"Pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha termasuk BUMN harus ikut berpartisipasi," ujar Airlangga Hartarto dalam telekonferensi, di Jakarta, Rabu (5/8/2020).'

(Baca Juga: Agar Tak Lanjut Resesi, Pengusaha: Stimulus Segera Direalisasi!)

Namun, dalam pemaparannya, nyaris tak ada jurus baru yang diutarakan Airlangga, kecuali langkah-langkah yang sebelumnya telah diumumkan pemerintah. Airlangga menyebutkan, strategi utama dalam mempercepat pemulihan ekonomi adalah melalui peningkatan belanja pemerintah.

Optimalisasi belanja pemerintah, kata dia, dilakukan melalui implementasi Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), peningkatan daya beli masyarakat yang diharapkan dapat mendorong pemulihan ekonomi di kuartal III dan IV.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!