25.000 Konkit BBM ke BBG Siap Dibagikan, Nelayan dan Petani Bisa Nikmati Energi Bersih
Rabu, 05 Agustus 2020 - 21:58 WIB
Ketujuhbelas provinsi tersebut adalah Daerah Istimewa Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah. (Baca juga: Derita Nelayan Tambak Lorok Semarang, Terdampak Covid-19 dan Gelombang Laut )
Sedangkan paket konkit untuk petani sasaran akan dibagikan sebanyak 10.000 paket di 6 provinsi, 24 kabupaten/kota dengan pagu anggaran Rp79,5 miliar.
"Jumlah tersebut merupakan paralel dari hasil Rapat Kerja Menteri ESDM dengan Komisi VII DPR pada Juni 2020 lalu, di mana disepakati dilakukan refocusing anggaran dan Kementerian ESDM diminta menjalankan program pendistribusian konverter kit (konkit) untuk nelayan dan petani sasaran," jelas Ego.
Ego menekankan semua pihak untuk tetap menjaga prinsip integritas dalam menjalankan program tersebut, mengingat program ini berdampak langsung kepada masyarakat yang kurang mampu.
"Saya minta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan seluruh pihak agar betul-betul menjaga pelaksanaan program ini karena uangnya dari rakyat (APBN) dan akan digunakan untuk rakyat. Dalam proses bertata negara, kita juga diaudit oleh banyak instansi seperti BPK dan BPKP. Demikian juga Pertamina dalam melaksanakannya, tentu harus prudent. Program ini harus kita amankan," tegas Ego Syahrial
Dia optimis pelaksanaan pembagian program konversi BBM ke BBG akan berjalan lancar kendati perekonomian nasional sedang lesu akibat pandemi Covid-19.
Sedangkan paket konkit untuk petani sasaran akan dibagikan sebanyak 10.000 paket di 6 provinsi, 24 kabupaten/kota dengan pagu anggaran Rp79,5 miliar.
"Jumlah tersebut merupakan paralel dari hasil Rapat Kerja Menteri ESDM dengan Komisi VII DPR pada Juni 2020 lalu, di mana disepakati dilakukan refocusing anggaran dan Kementerian ESDM diminta menjalankan program pendistribusian konverter kit (konkit) untuk nelayan dan petani sasaran," jelas Ego.
Ego menekankan semua pihak untuk tetap menjaga prinsip integritas dalam menjalankan program tersebut, mengingat program ini berdampak langsung kepada masyarakat yang kurang mampu.
"Saya minta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan seluruh pihak agar betul-betul menjaga pelaksanaan program ini karena uangnya dari rakyat (APBN) dan akan digunakan untuk rakyat. Dalam proses bertata negara, kita juga diaudit oleh banyak instansi seperti BPK dan BPKP. Demikian juga Pertamina dalam melaksanakannya, tentu harus prudent. Program ini harus kita amankan," tegas Ego Syahrial
Dia optimis pelaksanaan pembagian program konversi BBM ke BBG akan berjalan lancar kendati perekonomian nasional sedang lesu akibat pandemi Covid-19.
Lihat Juga :