Jos Gandos! Ekspor Kopi Tetap Wangi di Tengah Pandemi

Jum'at, 07 Agustus 2020 - 16:28 WIB
Ekspor kopi tetap wangi di tengah pandemi. FOTO/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat, kinerja sektor pertanian dan perkebunan di tengah perlambatan ekonomi masih cukup positif. Hal itu ditandai dengan masih jalannya proses ekspor untuk beberapa komoditas, seperti kopi , kapulaga, karet, hingga produk turunan kelapa sawit, terutama di sejumlah daerah.

Lihat saja, kopi arabika Gayo , belum lama ini di ekspor sebanyak 57,6 ton ke Amerika. Kopi milik Koperasi Baitul Qiradh Baburrayan (KBQ Baburrayan) itu, berhasil di ekspor dengan nilai Rp 4,2 miliar. Dengan terbukanya kembali ekspor di masa normal baru ini, bisa mendongkrak program Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks) yang dicanangkan pemerintah.



Tak cuma kopi, kelapa asal Sulut yang telah diolah dalam bentuk parut, diminati di Brasil. Mengawali dibukanya sektor perdagangan di masa normal baru, 104 ton kelapa parut itu sukses diekspor ke Negeri Samba tersebut. Biasanya kelapa parut Sulut di ekspor ke negara-negara di benua Asia dan Eropa. Kelapa parut yang dilepas ke Brasil tersebut telah melalui serangkaian tindakan karantina dan dinyatakan sehat, aman serta memenuhi persyaratan negara tujuan. Keberhasilan ekspor ini, diharapkan dapat membawa dampak baik bagi kesejahteraan para petani kelapa di tengah pandemi Covid-19.

Direktur Riset Center of Reform on Economics (Core) Piter Abdullah menilai menilai, kinerja ekspor perkebunan memang masih positif. Namun, hal itu juga perlu dibarengi dengan perbaikan sektor lain agar bisa mendorong ekonomi. Pasalnya, jika hanya bergantung ke sektor perkebunan komoditas tak bisa menahan perlambatan ekonomi. "Ekspor komoditas juga tidak bisa didorong ditengah wabah saat ini.Wabah membatasi semuanya. Yang harus Dilakukan utamanya adalah mengatasi wabah, sembari meningkatkan ketahanan masyarakat dan dunia usaha,” ujar Piter, di Jakarta, Jumat (7/8/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!