BRI Salurkan Kredit UMKM Rp28,7 Triliun per Agustus 2020
Jum'at, 07 Agustus 2020 - 20:31 WIB
Pekerja beraktivitas di sebuah industri pembuatan tahu di kawasan Duren Tiga, Mampang, Jakarta, Minggu (2/8/2020). Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau Bank BRI mencatat proses restrukturisasi perseroan mulai menurun. Hal ini ditandai dengan semakin sedikit permintaan dari debitur BRI untuk merestrukturisasi pinjamannya.
Direktur Utama Bank BRI, Sunarso mengatakan bahwa Perseroan saat ini sudah mulai fokus pada penyaluran kredit baru dalam membantu kebutuhan modal kerja pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Sunarso mengungkapkan tren penurunan restrukturisasi terjadi pada akhir paruh pertama tahun ini. Sejak POJK Nomor 11 dikeluarkan pada Maret sampai dengan 27 Juli 2020, Bank BRI telah merestrukturisasi 2,88 juta debitur dengan nilai kredit mencapai Rp179,91 triliun. (Baca juga: Masif, Restrukturisasi Kredit Sudah Tembus Rp784 Triliun )
“Ini merupakan sinyal yang baik, dimana aktivitas ekonomi mulai kembali berjalan. Tentunya, Perseroan tetap berpegang pada prinsip prudential banking dalam ekspansi di kondisi seperti saat ini ,” ungkap Sunarso di Jakarta, Jumat (7/8/2020).
Direktur Utama Bank BRI, Sunarso mengatakan bahwa Perseroan saat ini sudah mulai fokus pada penyaluran kredit baru dalam membantu kebutuhan modal kerja pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Sunarso mengungkapkan tren penurunan restrukturisasi terjadi pada akhir paruh pertama tahun ini. Sejak POJK Nomor 11 dikeluarkan pada Maret sampai dengan 27 Juli 2020, Bank BRI telah merestrukturisasi 2,88 juta debitur dengan nilai kredit mencapai Rp179,91 triliun. (Baca juga: Masif, Restrukturisasi Kredit Sudah Tembus Rp784 Triliun )
“Ini merupakan sinyal yang baik, dimana aktivitas ekonomi mulai kembali berjalan. Tentunya, Perseroan tetap berpegang pada prinsip prudential banking dalam ekspansi di kondisi seperti saat ini ,” ungkap Sunarso di Jakarta, Jumat (7/8/2020).
Lihat Juga :