Gebrakan Ali Mundakir di Elnusa: Ngutang Rp700 Miliar
Rabu, 12 Agustus 2020 - 11:03 WIB
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - PT Elnusa Tbk (Elnusa) menerbitkan sukuk ijarah berkelanjutan I tahap kesatu 2020 senilai Rp700 miliar untuk jangka waktu lima tahun dengan imbal hasil ijarah sebesar 9% per tahun. Sukuk ini secara resmi dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini (12/8/2020).
Penerbitan sukuk ini merupakan yang pertama kali ditawarkan oleh Elnusa dan merupakan tahap awal dari rencana keseluruhan nilai emisi sebesar Rp1,5 triliun. Pada tahap pertama ini, Elnusa menawarkan sukuk dengan peringkat “idAA-(Sy)” dengan outlook untuk peringkat perusahaan adalah “Stabil”.
Peringkat ini mencerminkan posisi perusahaan dalam kondisi arus kas maupun likuiditas yang kuat dengan adanya diversifikasi pendapatan di bidang jasa energi, serta dukungan dari induk perusahaan, PT Pertamina (Persero).
"Dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum sukuk ini akan digunakan untuk pembelian aset peralatan jasa hulu migas atau pengembangan infrastruktur jasa hilir migas dalam rangka ekspansi usaha serta untuk penambahan modal kerja perseroan," ujar Ali Mundakir, Direktur Utama Elnusa, Rabu (12/8/2020). ( Baca juga:Ekonomi Boleh Minus, tapi Surat Utang Indonesia Tetap Menggiurkan )
Penerbitan sukuk ini merupakan yang pertama kali ditawarkan oleh Elnusa dan merupakan tahap awal dari rencana keseluruhan nilai emisi sebesar Rp1,5 triliun. Pada tahap pertama ini, Elnusa menawarkan sukuk dengan peringkat “idAA-(Sy)” dengan outlook untuk peringkat perusahaan adalah “Stabil”.
Peringkat ini mencerminkan posisi perusahaan dalam kondisi arus kas maupun likuiditas yang kuat dengan adanya diversifikasi pendapatan di bidang jasa energi, serta dukungan dari induk perusahaan, PT Pertamina (Persero).
"Dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum sukuk ini akan digunakan untuk pembelian aset peralatan jasa hulu migas atau pengembangan infrastruktur jasa hilir migas dalam rangka ekspansi usaha serta untuk penambahan modal kerja perseroan," ujar Ali Mundakir, Direktur Utama Elnusa, Rabu (12/8/2020). ( Baca juga:Ekonomi Boleh Minus, tapi Surat Utang Indonesia Tetap Menggiurkan )
Lihat Juga :