Ekonomi Boleh Minus, tapi Surat Utang Indonesia Tetap Menggiurkan
Rabu, 12 Agustus 2020 - 08:29 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang minus 5,32% ternyata tak meredupkan minat para investor untuk memiliki surat utang yang diterbitkan pemerintah. Buktinya, pemerintah kembali meraup dana segar sebesar Rp22 triliun dari lelang surat utang negara (SUN) . Total penawaran yang masuk untuk tujuh seri SUN di sistem lelang Bank Indonesia (BI) ini mencapai Rp106 triliun.
Tujuh seri SUN yang dilelang adalah SPN03201112, SPN12210812, FR0086, FR0087, FR0080, FR0083, dan FR0076. Di anatara semua SUN itu, seri FR0086 mendapatkan penawaran paling besar dengan angka Rp42,9 triliun.
"Jumlah yang dimenangkan sebesar Rp7,55 triliun. Tingkat kupon yang ditawarkan untuk seri ini adalah 5,5% dengan jatuh tempo pada 15 April 2026," tulis keterangan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan di Jakarta, Rabu (12/8/2020).
Lalu untuk seri FR0087 mendapatkan penawaran Rp29,61 triliun dengan jumlah yang dimenangkan sebesar Rp6,9 triliun. Tingkat kupon yang ditawarkan untuk seri ini adalah 6,5% dan akan jatuh tempo pada 15 Februari 2031. ( Baca juga:Pemerintah Perlu Jelaskan Alasan Beri Bintang Jasa ke Fahri dan Fadli )
Sedangkan seri FR0080 jumlah yang dimenangkan adalah sebesar Rp2,3 triliun dari penawaran yang masuk Rp7,04 triliun. Sementara kupon yang diberikan untuk seri ini adalah 7,5% dengan periode jatuh tempo pada 15 Juni 2035.
Tujuh seri SUN yang dilelang adalah SPN03201112, SPN12210812, FR0086, FR0087, FR0080, FR0083, dan FR0076. Di anatara semua SUN itu, seri FR0086 mendapatkan penawaran paling besar dengan angka Rp42,9 triliun.
"Jumlah yang dimenangkan sebesar Rp7,55 triliun. Tingkat kupon yang ditawarkan untuk seri ini adalah 5,5% dengan jatuh tempo pada 15 April 2026," tulis keterangan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan di Jakarta, Rabu (12/8/2020).
Lalu untuk seri FR0087 mendapatkan penawaran Rp29,61 triliun dengan jumlah yang dimenangkan sebesar Rp6,9 triliun. Tingkat kupon yang ditawarkan untuk seri ini adalah 6,5% dan akan jatuh tempo pada 15 Februari 2031. ( Baca juga:Pemerintah Perlu Jelaskan Alasan Beri Bintang Jasa ke Fahri dan Fadli )
Sedangkan seri FR0080 jumlah yang dimenangkan adalah sebesar Rp2,3 triliun dari penawaran yang masuk Rp7,04 triliun. Sementara kupon yang diberikan untuk seri ini adalah 7,5% dengan periode jatuh tempo pada 15 Juni 2035.
Lihat Juga :