Distop Sementara Karena Pemilu, Bantuan Beras Lanjut Lagi Mulai 15 Februari
Sabtu, 10 Februari 2024 - 11:02 WIB
Bantuan pangan beras akan dilanjutkan kembali pada 15 Februari 2024 setelah pencoblosan. FOTO/Dok. SINDOnews
JAKARTA - Bantuan pangan beras yang dihentikan sementara hingga rampungnya proses pencoblosan pada Pemilu 2024 akan dilanjutkan kembali pada 15 Februari 2024. Hal itu ditegaskan Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, mengutip arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Sesuai arahan Presiden memang disampaikan kita harus hargai proses Pemilu sehingga diputuskan untuk menghentikan sementara penyaluran bantuan pangan beras ini," ujar Arief dalam keterangan resminya, dikutip Sabtu (10/2/2024).
Baca Juga: Politisasi Bansos Jadi Sorotan, Puluhan Ekonom Minta Setop
Bantuan pangan beras, kata dia, merupakan salah satu upaya intervensi pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat khususnya masyarakat berpendapatan rendah. Upaya ini berkorelasi dalam menjaga stabilitas inflasi. Upaya lainnya yang dilakukan pemerintah adalah menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM).
"Jadi khusus program lain selain bantuan pangan pemerintah tetap berjalan untuk kebutuhan masyarakat luas. Pengiriman beras ke pasar tradisional, modern market outlets, Pasar Induk Beras Cipinang, tetap harus," sambungnya.
Arief mengatakan, dengan menggandeng pemerintah daerah, operasi pasar murah melalui GPM terus dijalankan. Dari permulaan tahun ini sampai 31 Januari 2024, GPM telah dilaksanakan sebanyak 429 kali yang tersebar di 31 provinsi dan 85 kabupaten/kota.
"Sesuai arahan Presiden memang disampaikan kita harus hargai proses Pemilu sehingga diputuskan untuk menghentikan sementara penyaluran bantuan pangan beras ini," ujar Arief dalam keterangan resminya, dikutip Sabtu (10/2/2024).
Baca Juga: Politisasi Bansos Jadi Sorotan, Puluhan Ekonom Minta Setop
Bantuan pangan beras, kata dia, merupakan salah satu upaya intervensi pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat khususnya masyarakat berpendapatan rendah. Upaya ini berkorelasi dalam menjaga stabilitas inflasi. Upaya lainnya yang dilakukan pemerintah adalah menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM).
"Jadi khusus program lain selain bantuan pangan pemerintah tetap berjalan untuk kebutuhan masyarakat luas. Pengiriman beras ke pasar tradisional, modern market outlets, Pasar Induk Beras Cipinang, tetap harus," sambungnya.
Arief mengatakan, dengan menggandeng pemerintah daerah, operasi pasar murah melalui GPM terus dijalankan. Dari permulaan tahun ini sampai 31 Januari 2024, GPM telah dilaksanakan sebanyak 429 kali yang tersebar di 31 provinsi dan 85 kabupaten/kota.
Lihat Juga :