Menteri PUPR Berharap Presiden RI Berikutnya Tak Cuma Bangun Jalan Tol
Kamis, 15 Februari 2024 - 17:49 WIB
"Ternyata setelah kita pelajari negara maju, untuk hidup layak itu air dan sanitasi. Portugal itu sudah portabel water 99 persen menserve (melayani) penduduknya. Jadi kalau untuk layak itu air dan sanitasi kalau di Indonesia itu untuk stunting," lanjutnya.
Menurut Menteri Basuki, dalam rangka mewujudkan akses air minum aman dan layak diperlukan penyediaan airnya terlebih dahulu. Hal tersebut yang paling utama membangun sebuah Bendungan, waduk, embung, atau tempat tampungan air lainnya.
Selanjutnya peran Pemerintah juga masih banyak dibutuhkan agar bagaimana mengantarkan air yang ada dibendungan tersebut, dapat diolah menjadi air minum layak dan aman hingga terdistribusi ke masyarakat luas.
Disatu sisi, Menteri Basuki juga mengatakan pembangunan infrastruktur jalan tol di Indonesia memang masih sangat dibutuhkan. Hal tersebut untuk menurunkan biaya logistik sehingga harga barang di tingkat konsumen tidak terlalu tinggi.
"Jadi kalau untuk hidup layak itu air dan sanitasi, tapi kalau kemakmuran itu konektivitas, jadi ke depan mungkin itu," tutupnya.
Menurut Menteri Basuki, dalam rangka mewujudkan akses air minum aman dan layak diperlukan penyediaan airnya terlebih dahulu. Hal tersebut yang paling utama membangun sebuah Bendungan, waduk, embung, atau tempat tampungan air lainnya.
Selanjutnya peran Pemerintah juga masih banyak dibutuhkan agar bagaimana mengantarkan air yang ada dibendungan tersebut, dapat diolah menjadi air minum layak dan aman hingga terdistribusi ke masyarakat luas.
Disatu sisi, Menteri Basuki juga mengatakan pembangunan infrastruktur jalan tol di Indonesia memang masih sangat dibutuhkan. Hal tersebut untuk menurunkan biaya logistik sehingga harga barang di tingkat konsumen tidak terlalu tinggi.
"Jadi kalau untuk hidup layak itu air dan sanitasi, tapi kalau kemakmuran itu konektivitas, jadi ke depan mungkin itu," tutupnya.
(akr)
Lihat Juga :