Harga Beras Masih Mahal, Pedagang Pasar Induk Cipinang Menjerit

Sabtu, 17 Februari 2024 - 17:58 WIB
Kenaikan harga beli dari agen, membuat keuntungan yang didapat menjadi tipis. Poniman mengakui saat ini menjual minimal Rp14 ribu per liter kepada konsumen akhir.

Level harga dari agen saat ini, terangnya, cukup mencekik pedagang jika dibandingkan harga beras sekarung pada tahun sebelumnya. “Kalau tahun lalu pernah Rp620 ribu per 50 kilo, waktu itu saya jual ke bawah Rp12 ribu per kilo,” paparnya.

Senada, Duladhi (54), kini hanya mengambil untung per karung sebesar Rp30 ribu. Margin yang tipis ini dipandang jauh berbeda dari periode sebelumnya.

“Biasanya ambil Rp600 ribu per kilo, ini sekarang per karung Rp672 ribu, minimal ambil untungnya Rp30 ribu per karung,” terangnya, sembari berharap agar pemerintah dapat segera turun tangan mengatasi kenaikan harga.

Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) memastikan bahwa pasokan beras di Pasar Induk Beras Cipinang di Jakarta Timur telah cukup, sehingga siap untuk didistribusikan. Jokowi menyebut kenaikan harga beras terjadi karena masa panen yang terlambat ke sejumlah pasar induk, termasuk adanya gangguan distribusi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!