Dolar Makin Tersingkir oleh Yuan di Pasar Valuta Asing Rusia

Rabu, 10 April 2024 - 08:00 WIB
Baca Juga: Irak akan Kirim 10 Juta Liter Bahan Bakar Minyak ke Jalur Gaza

Pembatasan tersebut mencakup memasukkan sejumlah bank Rusia ke dalam daftar hitam dan menghapusnya dari sistem pesan antar bank SWIFT, serta larangan transaksi dengan entitas keuangan Rusia dan pembekuan cadangan devisa.

Sementara itu, Rusia terus menetapkan persyaratan penyelesaian dalam berbagai mata uang nasional, menurut Gubernur CBR Elvira Nabiullina. Selama setahun terakhir, menurutnya, volume penyelesaian dalam mata uang selain dolar dan euro telah melonjak dari 39% menjadi 67%.

Sejumlah pejabat Rusia termasuk Menteri Keuangan Anton Siluanov, telah berulang kali mengatakan bahwa negaranya tidak lagi mempercayai mata uang AS, dan menyebutnya sebagai instrumen yang sama sekali tidak dapat diandalkan.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!