Laba Antam Jeblok, Turun 85,66% Jadi Rp238,37 M di Kuartal I-2024

Jum'at, 03 Mei 2024 - 14:42 WIB
Adapun di tahun ini, ANTM menargetkan produksi emas berasal dari tambang emas perusahaan sebesar 958 kilogram atau 30.800 troy ounce. Sementara penjualan emas tahun ini ditargetkan sebesar 37.354 kilogram atau Rp1,20 juta troy ounce.

Baca Juga: BNI Cetak Laba Bersih Rp5,33 T di Kuartal I-2024, Ini Penopangnya

Untuk komoditas feronikel, ANTM menargetkan volume produksi dan penjualan di tahun 2024 masing-masing sebesar 22.464 ton nikel dalam feronikel (TNi), tumbuh 5% dari capaian produksi tahun lalu yang sebesar 21.473 TNi dan tumbuh 12% dari capaian penjualan tahun 2023 yang sebesar 20.138 TNi.

Pada komoditas bijih nikel, tahun ini perseroan menargetkan total produksi yang digunakan sebagai bahan baku pabrik feronikel dan penjualan kepada pelanggan domestik sebesar 20,58 juta wet metric ton (wmt). Angka itu naik 53% dari capaian produksi tahun 2023 lalu yang sebesar 13,45 juta wmt.

Sementara itu, penjualan bijih nikel pada tahun 2024 ditargetkan sebesar 18,75 juta wmt atau meningkat 60% dari capaian penjualan tahun lalu yang sebesar 11,71 juta wmt. Adapun, target penjualan bijih nikel seiring dengan outlook pertumbuhan industri pengolahan nikel di dalam negeri.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!