Libur Panjang, Penumpang Pesawat di Bandara AP II Diprediksi Tembus 1 Juta Orang
Jum'at, 10 Mei 2024 - 08:53 WIB
AP II memproyeksikan jumlah penumpang pesawat selama libur panjang 9-12 Mei 2024. FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - PT Angkasa Pura II memproyeksikan jumlah penumpang pesawat selama libur panjang 9-12 Mei mencapai 1 juta orang melalui 20 bandara yang dikelola.
Pgs. SVP of Corporate Secretary AP II Cin Asmoro mengatakan angka tersebut meningkat sekitar 15% jika dibandingkan periode normal. Sementara, untuk jumlah penerbangan diproyeksikan sebanyak 6.823 penerbangan.
Adapun khusus Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan bandara terbesar dan tersibuk di Indonesia, jumlah penumpang pesawat diperkirakan menyentuh 643.841 orang dengan pergerakan pesawat sebanyak 4.096 penerbangan.
"Fasilitas di sisi udara (air side) dan sisi darat (land side) dipastikan siap. Begitu juga dengan kecukupan personel di seluruh bandara," ujar Cin Asmoro dalam keterangan resminya, Kamis (9/5/2024).
Baca Juga: Long Weekend, PT KAI Jual 115.200 Tiket Kereta Api
Cin Asmoro mengatakan seluruh bandara AP II memastikan ketersediaan slot time (ketersediaan waktu keberangkatan dan kedatangan di bandara) guna mengakomodir permintaan penerbangan.
Pgs. SVP of Corporate Secretary AP II Cin Asmoro mengatakan angka tersebut meningkat sekitar 15% jika dibandingkan periode normal. Sementara, untuk jumlah penerbangan diproyeksikan sebanyak 6.823 penerbangan.
Adapun khusus Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan bandara terbesar dan tersibuk di Indonesia, jumlah penumpang pesawat diperkirakan menyentuh 643.841 orang dengan pergerakan pesawat sebanyak 4.096 penerbangan.
"Fasilitas di sisi udara (air side) dan sisi darat (land side) dipastikan siap. Begitu juga dengan kecukupan personel di seluruh bandara," ujar Cin Asmoro dalam keterangan resminya, Kamis (9/5/2024).
Baca Juga: Long Weekend, PT KAI Jual 115.200 Tiket Kereta Api
Cin Asmoro mengatakan seluruh bandara AP II memastikan ketersediaan slot time (ketersediaan waktu keberangkatan dan kedatangan di bandara) guna mengakomodir permintaan penerbangan.
Lihat Juga :