Viral Warung Seblak Diserbu Pelamar, Tanda-tanda Krisis Lapangan Kerja?

Sabtu, 25 Mei 2024 - 08:23 WIB
"Kondisi ini diakibatkan oleh industri-industri yang berpindah ke daerah yang menetapkan upah yang lebih rendah," ujar Tauhid, Sabtu (25/5/2024).

Tingkat upah yang lebih tinggi di suatu daerah mengakibatkan industri lebih memilih mencari daerah dengan biaya tenaga kerja yang lebih murah. "Seperti kasus di Jawa Barat tadi, industri yang ada di sana kebanyakan berpindah ke Jawa Tengah," ujar Tauhid.

Implikasi dari perpindahan industri tersebut, lanjut dia, mengakibatkan daerah yang memiliki kepadatan tenaga kerja tidak mampu memenuhi permintaan kebutuhan lapangan kerja. Tauhid menambahkan, ketersediaan angkatan kerja yang melimpah di daerah juga dihadapkan pada tantangan dalam hal kualifikasi keahlian dan pendidikan. Situasi tersebut, kata dia, mengakibatkan angkatan kerja yang ada terpaksa bersaing di sektor informal dan produksi jasa di daerah.

"Jadi kualifikasi tenaga kerja kita di daerah, tidak bisa memenuhi kebutuhan industri karena bersaing dengan tenaga kerja di kota-kota besar yang cenderung memiliki sistem pendidikan yang lebih baik," tuturnya.

Baca Juga: Ketika Presiden Jokowi Enggak Tahu Jajanan Seblak
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!