Wapres Resmikan Gedung Bank Syariah Ramah Lingkungan Pertama di Aceh
Kamis, 30 Mei 2024 - 20:17 WIB
Wakil Presiden K.H. Maruf Amin meresmikan gedung ramah lingkungan Landmark BSI Aceh terletak di Jalan Teungku Daud Beureuh No.15, Banda Aceh. FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - Wakil Presiden K.H. Ma'ruf Amin meresmikan gedung ramah lingkungan Landmark BSI Aceh terletak di Jalan Teungku Daud Beureuh No.15, Banda Aceh. Gedung ini merupakan gedung bank syariah pertama yang mengusung konsep ramah lingkungan atau Green Building.
"Gedung BSI Landmark Aceh diharapkan mampu merepresentasikan bank syariah yang modern dan menjadi penopang aktivitas operasional perbankan syariah, tetapi juga sebagai poros penggerak pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah di Aceh," ujar Wapres dalam keterangan resmi, Kamis (30/5/2024).
Baca Juga: Ma’ruf Amin: Kalau Bisa Milih, Semua Maunya Jadi Anak Presiden
Wapres menyampaikan peningkatan layanan keuangan syariah di Aceh harus didukung dengan berbagai aspek. Pertama, perluas jangkauan dan perkuat layanan perbankan syariah. Dorong ekspansi dan peningkatan kualitas layanan perbankan syariah sehingga industri perbankan syariah di Aceh lebih kompetitif dan berdaya saing.
Kedua, mengembangkan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia perbankan syariah. Ketiga, peningkatan literasi, inklusi, dan digitalisasi keuangan syariah di Aceh melalui kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak serta memperluas edukasi keuangan syariah, mulai dari tingkat sekolah, pesantren, universitas, hingga komunitas masyarakat.
"Gedung BSI Landmark Aceh diharapkan mampu merepresentasikan bank syariah yang modern dan menjadi penopang aktivitas operasional perbankan syariah, tetapi juga sebagai poros penggerak pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah di Aceh," ujar Wapres dalam keterangan resmi, Kamis (30/5/2024).
Baca Juga: Ma’ruf Amin: Kalau Bisa Milih, Semua Maunya Jadi Anak Presiden
Wapres menyampaikan peningkatan layanan keuangan syariah di Aceh harus didukung dengan berbagai aspek. Pertama, perluas jangkauan dan perkuat layanan perbankan syariah. Dorong ekspansi dan peningkatan kualitas layanan perbankan syariah sehingga industri perbankan syariah di Aceh lebih kompetitif dan berdaya saing.
Kedua, mengembangkan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia perbankan syariah. Ketiga, peningkatan literasi, inklusi, dan digitalisasi keuangan syariah di Aceh melalui kolaborasi dan sinergi dengan berbagai pihak serta memperluas edukasi keuangan syariah, mulai dari tingkat sekolah, pesantren, universitas, hingga komunitas masyarakat.
Lihat Juga :