PLN EPI Raih 2 Penghargaan di Ajang TOP CSR Awards 2024

Kamis, 30 Mei 2024 - 21:01 WIB
Desa Berdaya Energi di Gunung Kidul menjadi Program Unggulan CSR CSV (creating share value) PLN EPI yang dibangun dengan konsep pemberdayaan dengan mengintegrasikan pilar lingkungan, pengembangan UMK, sosial budaya, dan kesehatan masyarakat. Berawal dari kebutuhan warga yang membutuhkan pakan ternak di musim kemarau dan Perusahaan akan biomassa. PLN EPI bekerjasama dengan Pemda DIY, Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat melaksanakan penanaman tanaman multifugsi di Sultan Ground dan Tanah Kas Desa di Kalurahan Gombang dan Karang Asem Gunung Kidul. Hasilnya daun tanaman tersebut bisa dimanfaatkan untuk pakan ternak, sementara rantingnya bisa untuk Cofiring Biomassa PLN dan warga juga bisa mendapatkan tambahkan penghasilan. Selain itu PLN EPI juga mengintegrasikan dengan kegiatan Pemberdayaan Masyarakat berupa pelatihan pakan ternak fermentasi, pelatihan pembuatan pupuk organik, pembuatan rumah bibit tanaman multifungsi, budidaya kambing perah dan bantuan kesehatan untuk pencegahan stunting.

“PLN EPI terus bergerak maju dan berkembang tidak hanya memberikan manfaat sosial untuk masyarakat serta lingkungan melainkan tetap harus selaras dengan SDGs dan strategi bisnis PLN EPI demi tercapainya target-target bisnis Perusahaan untuk terus tumbuh secara berkelanjutan," jelas Mamit.

Ajang TOP CSR Awards 2024 bukan hanya sekedar kegiatan yang memberikan penilaian dan pemberian penghargaan melainkan kegiatan yang mengandung banyak proses pembelajaran dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas dan keefektivitasan CSR di suatu Perusahaan.

Ketua Penyelenggara TOP CSR Awards 2024, M Lutfi Handayani mengatakan bahwa tema pada kegiatan TOP CSR Awards 2024 adalah CSR dan ESG Innovation Programs for Sustainable Business Growth, yaitu Inovasi-inovasi program CSR dan ESG yang mendukung tumbuhnya suatu bisnis Perusahaan secara berkelanjutan. Tema ini bertujuan mendorong Perusahaan untuk terus mengimplementasikan ESG dan CSR yang mengadopsi ISO 26000 SR dan ESG.

“Jika tanggung jawab Perusahaan tetap berjalan dan menerapkan ESG, maka masalah sosial ekonomi di Indonesia dapat teratasi dengan baik sehingga bisnis yang tumbuh akan bersinambungan, peduli sosial, dan memiliki tata kelola yang baik ," kata Lutfi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!