Perusahaan Vietnam Buka Suara Soal Dugaan Markup Beras Impor Bulog-Bapanas Rp2,7 Triliun

Jum'at, 12 Juli 2024 - 14:22 WIB
Perusahaan asal Vietnam, Tan Long Group (TLG) buka suara terkait keterlibatan dalam dugaan markup beras impor Perum Bulog dan Bapanas. FOTO/dok.SINDOnews
JAKARTA - Perusahaan asal Vietnam, Tan Long Group (TLG) buka suara terkait keterlibatan dalam dugaan markup beras impor Perum Bulog dan Badan Pangan Nasional (Bapanas). Isu markup beras impor 2,2 juta ton beras Bulog senilai Rp2,7 triliun tidak saja menghebohkan pemegang kebijakan di Indonesia, tapi juga di Vietnam karena kasus ini disebut-sebut melibatkan TLG.

Direktur Utama TLG, Truong Sy Ba mengklaim tidak pernah memenangkan tender atas impor beras Bulog sejak 2023 lalu hingga saat ini. "Dalam sejarah tender beras Bulog, dari tahun 2023 sampai sekarang, kami tidak pernah memenangkan tender langsung apapun dari Bulog," ujar Truong Sy Ba saat sesi wawancara dengan media Vietnam CAFEF dikutip, Jumat (12/7/2024).



Baca Juga: DPR Didorong Bentuk Pansus Selesaikan Skandal Impor Beras Bulog Rp2,7 Triliun

Dia mengatakan paket tender 22 Mei yang diumumkan Bulog, di mana Lộc Trời dan anak perusahaannya berencana untuk menawarkan 100.000 ton beras, namun namun Tan Long menawar dengan harga USD15 per ton lebih tinggi, sehingga tidak memenangkan tender.

"Pada bulan Mei, kami pernah menawarkan penjualan 100.000 ton beras dengan harga USD538 per ton, harga FOB. Namun, dibandingkan dengan harga dari perusahaan Lộc Trời, harga dari TLG lebih tinggi sehingga kami tidak jadi ikut," paparnya.

Menurutnya, Indonesia membeli beras melalui tender Bulog dan membeli dengan harga CNF bukan harga FOB, dan harga CNF dari perusahaan Lộc Trời, Thuận Minh, Quang Phát sekitar USD568 per ton atau dengan harga FOB sekitar USD530 per ton, lebih rendah dari penawaran TLG sebesar USD538 per ton. "Harga FOB kami lebih tinggi USD5-8 per ton," beber dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!