Ini Alasan BBM Solar Subsidi Dibatasi, Ada Mobil Mewah yang Memanfaatkanya
Senin, 05 Agustus 2024 - 19:36 WIB
Baca Juga : Menteri ESDM Buka Suara Terkait BBM Jenis Baru
"Golongan yang seharusnya mampu kita minta keikhlasan mereka untuk tidak lagi beli BBM subsidi. Supaya uang negara bisa dinikmati secara tepat oleh orang-orang yang membutuhkan," tambahnya.
Ia menambahkan, ongkos subsidi pemerintah masih terlalu banyak disedot oleh kendaraan pribadi dalam bentuk mobil ketimbang sepeda motor. Ia mengilustrasikan bahwa, besaran anggaran subsidi pada pemakaian Pertalite untuk satu motor yakni Rp1. Angka itu sangat kecil jika dibandingkan dengan mobil yang memakai pertalite. Misalnya saja mobil-mobil seperti Toyota Agya, Toyota Avanza dan Toyota K Innova, dengan nilai subsidi masing-masing Rp 4,3, Rp 4,5 dan Rp 5.
"Kalau orang naik motor, kita anggap dengan pola pemakaian tertentu dapat (subsidi) Rp 1. Kalau orang naik Agya sama-sama Pertalite, tapi dapat Rp 4, Innova dapat Rp 5. Aneh kan?" tururnya
"Golongan yang seharusnya mampu kita minta keikhlasan mereka untuk tidak lagi beli BBM subsidi. Supaya uang negara bisa dinikmati secara tepat oleh orang-orang yang membutuhkan," tambahnya.
Ia menambahkan, ongkos subsidi pemerintah masih terlalu banyak disedot oleh kendaraan pribadi dalam bentuk mobil ketimbang sepeda motor. Ia mengilustrasikan bahwa, besaran anggaran subsidi pada pemakaian Pertalite untuk satu motor yakni Rp1. Angka itu sangat kecil jika dibandingkan dengan mobil yang memakai pertalite. Misalnya saja mobil-mobil seperti Toyota Agya, Toyota Avanza dan Toyota K Innova, dengan nilai subsidi masing-masing Rp 4,3, Rp 4,5 dan Rp 5.
"Kalau orang naik motor, kita anggap dengan pola pemakaian tertentu dapat (subsidi) Rp 1. Kalau orang naik Agya sama-sama Pertalite, tapi dapat Rp 4, Innova dapat Rp 5. Aneh kan?" tururnya
(fch)
Lihat Juga :