Menjaga Keuangan Pertamina, Pakar Sebut Harga Pertamax Harus Naik
Jum'at, 09 Agustus 2024 - 17:19 WIB
Pakar menerangkan, Pertamina harus menaikkan harga BBM non subsidi jenis Pertamax, jika tidak bakal berdampak serius terhadap keuangan BUMN energi tersebut. Foto/Dok
JAKARTA - Pakar Ekonomi Bisnis, Abdul Hamid Paddu mengungkapkan, bahwa Pertamina harus menaikkan harga Bahan Bakar Minyak atau BBM non subsidi jenis Pertamax . Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin (Unhas) itu menerangkan, alasannya agar Pertamina tidak mengalami kerugian.
“Dalam kondisi harga minyak berfluktuasi serta nilai tukar mata uang yang tertekan seperti sekarang, mau tidak mau Pertamina harus menyesuaikan harga Pertamax agar tidak merugi,” ungkap Hamid, Jumat (9/8/2024).
Baca Juga: Harga BBM Non Subsidi Pertamina Resmi Naik Hari Ini per 2 Agustus 2024
Selain menjalankan amanat negara selaku BUMN, Hamid menyampaikan, Pertamina sebagai sebuah perusahaan juga memiliki kewajiban mendapatkan keuntungan dan menjaga agar keuangannya tetap stabil. "Pertamina harus menyelamatkan juga korporasinya untuk negara. Kalau (Pertamax) tidak dinaikkan, bisa berdampak serius pada keuangan BUMN tersebut,” ujarnya.
“Dalam kondisi harga minyak berfluktuasi serta nilai tukar mata uang yang tertekan seperti sekarang, mau tidak mau Pertamina harus menyesuaikan harga Pertamax agar tidak merugi,” ungkap Hamid, Jumat (9/8/2024).
Baca Juga: Harga BBM Non Subsidi Pertamina Resmi Naik Hari Ini per 2 Agustus 2024
Selain menjalankan amanat negara selaku BUMN, Hamid menyampaikan, Pertamina sebagai sebuah perusahaan juga memiliki kewajiban mendapatkan keuntungan dan menjaga agar keuangannya tetap stabil. "Pertamina harus menyelamatkan juga korporasinya untuk negara. Kalau (Pertamax) tidak dinaikkan, bisa berdampak serius pada keuangan BUMN tersebut,” ujarnya.
Lihat Juga :