Tol Sigli-Banda Aceh Diresmikan Jokowi, Akan Tingkatkan Efek Berganda

Selasa, 25 Agustus 2020 - 15:55 WIB
Tak hanya itu, Presiden Jokowi juga mengapresiasi progres pembebasan lahan yang cukup pesat pada proyek pembangunan JTTS ruas Sigli-Banda Aceh. “Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur karena pembebasan lahan di Aceh ini paling cepat sepanjang yang saya tau. Pembebasan lahan di sini sudah mencapai 86 persen. Saya harap jika diterapkan di provinsi lain, kecepatan pembangunan jalan tol bisa terealisasi dan banyak tol yang bisa segera beroperasi penuh. Jika sudah beroperasi, akses ke bandara bisa semakin cepat. Kalau konektivitas semakin lancar dan terhubung dengan udara, maka ke depan pergerakan orang dan pergerakan barang akan lebih cepat sehingga biaya akan lebih efisien. Pertumbuhan ekonomi akan terhubung dari satu titik ke titik lain. Infrastruktur kita harapkan menumbuhkan titik-titik ekonomi baru. Ada usaha-usaha baru, ada perlusashan usaha dari yang sudah ada yang kita harap dapat membangkitkan perekonomian di Aceh. Goalnya adalah menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya,” tutup Jokowi.

Budi Harto pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa diresmikannya ruas Tol Sigli-Banda Aceh seksi 4 (Indrapuri-Blang Bintang) diharapkan dapat membawa dampak positif terhadap perekonomian Provinsi Aceh karena alur distribusi barang dan kendaraan kini dapat dijangkau dengan mudah melalui keberadaan Tol Sigli-Banda Aceh seksi 4.

“Kita sangat menantikan peresmian Tol Sigli-Banda Aceh seksi 4 ini, karena setelah diresmikan, tol pertama di Provinsi Aceh ini sudah dapat beroperasi secara penuh serta dilintasi oleh masyarakat Aceh dan sekitarnya,” terang Budi.

Dia memaparkan bahwa Tol Sigli-Banda Aceh seksi 4 menjadi seksi tol pertama yang diresmikan dari keseluruhan total ruas tol Sigli-Banda Aceh sepanjang 74 km yang terdiri dari enam seksi, yaitu Seksi 1 Padang Tiji-Seulimun (25 km), Seksi 2 Seulimun-Jantho (6 km), Seksi 3 Jantho-Indrapuri (16 km), Seksi 4 Indrapuri-Blang Bintang (14km), Seksi 5 Blang Bintang-Kuto Baro (8 km), dan seksi 6 Kuto Baro-Baitussalam (5 km).

Jika telah tersambung sepenuhnya, Tol Sigli-Banda Aceh akan membuka akses darat dari Kota Banda Aceh ke Kota Sigli maupun sebaliknya. Tak hanya itu, keberadaan tol ini dapat memangkas waktu tempuh perjalanan.

“Jika sebelumnya saat melewati jalan nasional perjalanan antar kedua kota mencapai 2-3 jam, dengan hadirnya jalan tol Sigli-Banda Aceh ini dapat mempersingkat waktu tempuh antar kedua kota menjadi hanya 1 jam saja,” tutur Budi Harto

Ia juga menyampaikan rasa bangga dan antusias dari masyarakat Aceh atas diresmikannya Tol Sigli-Banda Aceh seksi 4. “Peresmian tol hari ini tak lepas dari dukungan pemerintah dan masyarakat Aceh tentunya. Pasalnya tak lama setelah Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) di tahun 2018 silam, proses pembebasan lahan minim kendala. Pembangunan tol terbilang cukup pesat,” jelas Budi.

Dalam pembangunannya, Hutama Karya selaku owner JTTS ruas Sigli-Banda Aceh berkolaborasi dengan PT Adhi Karya (Persero) Tbk., selaku kontraktor. Tol Sigli-Banda Aceh seksi 4 (Indrapuri-Blang Bintang) memiliki dua interchange atau Simpang Susun (SS), yakni Simpang Susun Indrapuri dan Simpang Susun Blang Bintang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!