Rupiah Menguat Usai Tersungkur Kena Efek Demo Peringatan Darurat

Jum'at, 23 Agustus 2024 - 15:38 WIB
Powell mungkin enggan memberikan terlalu banyak detail, karena data pekerjaan dan inflasi bulan Agustus akan dirilis setelah pidatonya, tetapi sebelum pertemuan 17-18 September. Risalah dari pertemuan Fed pada tanggal 30-31 Juli yang dirilis pada hari Rabu menunjukkan bahwa "sebagian besar" pejabat mengatakan penurunan suku bunga pada bulan September mungkin terjadi.

Presiden Fed Philadelphia Patrick Harker mengatakan pada hari Kamis bahwa ia setuju dengan penurunan suku bunga pada bulan September selama data menunjukkan kinerja seperti yang diharapkannya dan Presiden Fed Boston Susan Collins juga mengisyaratkan kemungkinan dukungannya.

Data pada hari Kamis menunjukkan bahwa jumlah warga Amerika yang mengajukan aplikasi baru untuk tunjangan pengangguran meningkat pada minggu terakhir, tetapi level tersebut masih menunjukkan pendinginan pasar tenaga kerja secara bertahap tetap utuh. Hal ini terjadi sehari setelah data yang direvisi untuk tahun hingga Maret menunjukkan bahwa pengusaha AS menambah jauh lebih sedikit pekerjaan daripada yang dilaporkan semula.

Dari sentimen domestik, kondisi memanasnya situasi di DPR tadi malam, akibat demonstrasi besar Peringatan Darurat yang terdiri dari mahasiswa, kaum buruh dan mantan aktivis 98 membuat konstelasi politik berubah total. Yang mana, sebelumnya Banggar DPR akan melakukan revisi hasil keputusan Mahkamah Konstitusi ( MK).

Baca Juga: Arti Peringatan Darurat Garuda Biru yang Menggema setelah Baleg DPR Anulir Putusan MK

Namun akhirnya banggar DPR tadi malam dalam konferensi persnya di gedung DPR RI menyatakan, membatalkan revisi Rumusan Undang-Undang (RUU) Pilkada 2024 dan tidak ada rapat paripurna jelang akhir pendaftaran Pilkada pada 27 Agustus 2024.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!