Pandemi Bakal Bikin Jalan-Jalan Berlubang, Apa Hubungannya?
Rabu, 26 Agustus 2020 - 20:40 WIB
Sementara itu, Komisi V masih berupaya menggali permasalahan yang ada terkait revisi undang-undang mengenai jalan yang masuk dalam prolegnas. Anggota Komisi V DPR, Bambang Suryadi, mengatakan perlunya solusi anggaran yang bisa dimanfaatkan langsung untuk pembangunan jalan. Dia menjelaskan, jalan-jalan nasional, terutama jalan arteri banyak dilewati truk-truk logistik barang maupun industri besar.
“Tapi di sisi lain pajaknya dipungut Kemenkeu dan itu belum menyasar langsung kebutuhan sektor jalan ini,” ujarnya. ( Baca juga:Amien Rais Kritik Nadiem: Dunia Pendidikan Beda dengan Pergojekan )
Hal tersebut belum ditambah dengan permasalahan kelas atau status jalan. Pasalnya, penanganan kewenangan jalan masih berbeda-beda, ada yang ditangani pusat untuk jalan nasional, provinsi untuk jalan provinsi serta kabupaten dan desa.
“Sedangkan di masa pandemi seperti ini, banyak daerah kekurangan anggaran, saya kira ini perlu dicarikan solusi siapa tahu bisa masuk atau menyentuh pada revisi undang-undang jalan,” pungkasnya.
“Tapi di sisi lain pajaknya dipungut Kemenkeu dan itu belum menyasar langsung kebutuhan sektor jalan ini,” ujarnya. ( Baca juga:Amien Rais Kritik Nadiem: Dunia Pendidikan Beda dengan Pergojekan )
Hal tersebut belum ditambah dengan permasalahan kelas atau status jalan. Pasalnya, penanganan kewenangan jalan masih berbeda-beda, ada yang ditangani pusat untuk jalan nasional, provinsi untuk jalan provinsi serta kabupaten dan desa.
“Sedangkan di masa pandemi seperti ini, banyak daerah kekurangan anggaran, saya kira ini perlu dicarikan solusi siapa tahu bisa masuk atau menyentuh pada revisi undang-undang jalan,” pungkasnya.
(uka)
Lihat Juga :