SKK Migas-PCJL Tangani 9 Karhutla di Tanjung Jabung Sepanjang 2024
Jum'at, 20 September 2024 - 15:27 WIB
Keterlibatan PCJL tersebut sejalan dengan tuntutan SKK Migas kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) migas tak hanya secara massif, agresif dan efisien mencari cadangan migas guna menjaga ketahanan energi nasional, tapi juga untuk memberikan efek berganda kepada daerah dimana operasional berjalan. Kegiatan-kegiatan dan program untuk memberikan efek berganda kegiatan hulu migas ini di antaranya adalah dukungan pembangunan yang disinergikan dengan pemda, program pengembangan masyarakat dan kepedulian terhadap lingkungan.
"Semua kegiatan itu harus berjalan beriringan dan bersamaan untuk dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Hal ini juga wajib dilaksanakan serta diwujudkan oleh PetroChina sebagai perusahaan yang beroperasi di wilayah Jambi," ungkap Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagsel Safe’i dalam keterangan pers, Jumat (20/9/2024).
PetroChina yang merupakan salah satu perusahaan penyumbang hasil produksi migas terbesar di Sumbagsel, kata dia, juga aktif menjalankan program pengembangan masyarakat di daerah operasionalnya, termasuk dalam hal kepedulian dan penjagaan lingkungan. Salah satunya, dalam hal penanganan dan penanggulangan bencana karhutla khususnya di daerah wilayah operasional perusahaan. "Program-program yang akan dan juga yang telah terealisasi menjadi bukti komitmen PetroChina untuk membangun daerah, dengan berkoordinasi bersama SKK Migas," jelas Safe’i.
Baca Juga: Ekspansi Angkatan Laut China Berlanjut di Pangkalan Ream Kamboja
menanggapi hal itu, Field Manager Jabung Rudy Hermawan mengatakan bahwa peran aktif PCJL dalam penanganan karhutla adalah komitmen perusahaan untuk menciptakan lingkungan aman di sekitar Wilayah Kerja Jabung. "Kelancaran operasi migas di Wilayah Kerja Jabung dapat terlaksana bila kita memastikan bahwa lingkungan sekitar juga aman. Karena itu, keikutsertaan kami sebagai bagian dari Satgas Karhutla menjadi tanggung jawab yang kami jalankan dengan sungguh-sungguh," jelasnya.
"Semua kegiatan itu harus berjalan beriringan dan bersamaan untuk dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Hal ini juga wajib dilaksanakan serta diwujudkan oleh PetroChina sebagai perusahaan yang beroperasi di wilayah Jambi," ungkap Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagsel Safe’i dalam keterangan pers, Jumat (20/9/2024).
PetroChina yang merupakan salah satu perusahaan penyumbang hasil produksi migas terbesar di Sumbagsel, kata dia, juga aktif menjalankan program pengembangan masyarakat di daerah operasionalnya, termasuk dalam hal kepedulian dan penjagaan lingkungan. Salah satunya, dalam hal penanganan dan penanggulangan bencana karhutla khususnya di daerah wilayah operasional perusahaan. "Program-program yang akan dan juga yang telah terealisasi menjadi bukti komitmen PetroChina untuk membangun daerah, dengan berkoordinasi bersama SKK Migas," jelas Safe’i.
Baca Juga: Ekspansi Angkatan Laut China Berlanjut di Pangkalan Ream Kamboja
menanggapi hal itu, Field Manager Jabung Rudy Hermawan mengatakan bahwa peran aktif PCJL dalam penanganan karhutla adalah komitmen perusahaan untuk menciptakan lingkungan aman di sekitar Wilayah Kerja Jabung. "Kelancaran operasi migas di Wilayah Kerja Jabung dapat terlaksana bila kita memastikan bahwa lingkungan sekitar juga aman. Karena itu, keikutsertaan kami sebagai bagian dari Satgas Karhutla menjadi tanggung jawab yang kami jalankan dengan sungguh-sungguh," jelasnya.
Lihat Juga :