Dikagumi HT, Pendiri Tokopedia: Saya Jadi Pengusaha karena Kepepet

Jum'at, 28 Agustus 2020 - 16:16 WIB
"Saya selalu menganggap diri saya sebagai pengusaha kepepet, atau entrepreneur by accident. Kalau orang lain lulusan universitas, saya bisa bilang diri saya adalah lulusan warnet," ungkap William.

William menceritakan bahwa saat dirinya merantau di Jakarta, dia mengalami banyak rintangan berat, terlebih dengan kondisi almarhum ayahnya yang jatuh sakit. Alhasil, kuliahnya tertinggal dan William berjuang mencari nafkah dengan menjadi penjaga warnet shift malam selama tiga tahun, dengan bayaran Rp10 ribu per hari.

"Saya belajar cara membuat website, dan waktu itu belum masuk di kurikulum kampus. Saya juga bermimpi bisa bekerja di Google atau Facebook, namun tidak bisa karena kantornya di luar negeri. Hingga tahun 2007, saya melihat peluang membangun Tokopedia," tuturnya.

Di awal membangun Tokopedia, William mengisahkan betapa sulitnya ia mencari investor, dan tak sedikit yang mempertanyakan mimpinya yang dianggap terlalu tinggi. Di sinilah dia menyadari, bahwa kepercayaan adalah hal yang sangat penting. ( Baca juga: DPR Nilai Konten Penyiaran yang Diserap Publik Harus Diatur Negara )

"Hingga akhirnya, saya bisa resmi mendirikan Tokopedia pada 17 Agustus 2009. Yang saya harapkan, Tokopedia bisa membantu pemerataan ekonomi digital di Indonesia, dan juga membantu para pelaku UMKM kita," pungkasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!