Mendorong Pengembangan Bioethanol dari Sumber Selain Tebu
Selasa, 15 Oktober 2024 - 19:03 WIB
”Untuk tebu misalnya, proses dari membuka lahan hingga ditanami tebu dan menghasilkan gula juga relatif tidak sebentar. Bisa lima atau bahkan delapan tahun. Apalagi dengan perluasan 700.000 hektar, pabrik gula yang dibutuhkan juga banyak sekali,” ujar Khudori.
Baca Juga: Pentingnya Pengendalian Subsidi Bahan Bakar Minyak
Kondisi demikian yang menurut Khudori, membuat Indonesia belum pernah mencapai swasembada gula. Padahal, lanjutnya, ketersediaan tetes atau molase sebagai bahan baku bioetanol, sangat tergantung dengan keberhasilan swasembada gula tersebut. ”Apalagi, jika harus mengejar target 1,2 juta kiloliter etanol di 2030,” imbuhnya.
Baca Juga: Pentingnya Pengendalian Subsidi Bahan Bakar Minyak
Kondisi demikian yang menurut Khudori, membuat Indonesia belum pernah mencapai swasembada gula. Padahal, lanjutnya, ketersediaan tetes atau molase sebagai bahan baku bioetanol, sangat tergantung dengan keberhasilan swasembada gula tersebut. ”Apalagi, jika harus mengejar target 1,2 juta kiloliter etanol di 2030,” imbuhnya.
(akr)
Lihat Juga :