Masa Pandemi, AAJI Pacu Kompetensi Agen Asuransi ke Level Internasional
Minggu, 30 Agustus 2020 - 04:34 WIB
“Dampak Covid memang ada penurunan dari sisi kemampuan membayar atau membeli produk dengan premi yang tinggi. Tetapi positifnya, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya asuransi apalagi kesehatan makin meningkat. Jadi yang beli tetap banyak, tetapi (nilainya kecil) daya beli menurun," ucapnya.
"Ini jadi oportunity bagi agen asuransi jiwa untuk bisa lebih banyak beraktifitas menawarkan produk kepada masyarakat yang membutuhkan. Apalagi, lanjutnya, agen-agen asuransi jiwa telah diperbolehkan menjual produk secara online oleh AAJI dan OJK,” imbuhnya.
Sementara itu, Country Chair MDRT Indonesia Miliana Marten menjelaskan, dalam dua tahun terakhir keaggotaan MDRT Indonesia terus meningkat. Untuk tahun 2020, jumlah agen asuransi jiwa di Indonesia yang menjadi anggota MDRT, meningkat mencapai 2.745 anggota, atau naik 12%.
“Bagi kami ini adalah pencapaian yang sangat baik di tengah situasi pandemi. Dan sejak 2017 peningkatan member MDRT terus mengalami peningkatan secara signifikan,” kata Miliana.
Namun, tren kenaikan jumlah anggota MDRT ini masih minim jika dibandingkan total agen asuransi jiwa di Indonesia. Dari jumlah agen asuransi di Indonesia saat ini sekitar lebih dari 650 ribu orang, yang menjadi anggota MDRT tidak sampai 0,5%. Bahkan di dunia pun jumlah agen asuransi MDRT hanya 3% saja.
“Inilah yang menjadi tantangan bagi saya dan komite MDRT Indonesia untuk terus mempromosikan manfaat-manfaat yang bisa diperoleh dengan menjadi anggota MDRT,” katanya.
"Ini jadi oportunity bagi agen asuransi jiwa untuk bisa lebih banyak beraktifitas menawarkan produk kepada masyarakat yang membutuhkan. Apalagi, lanjutnya, agen-agen asuransi jiwa telah diperbolehkan menjual produk secara online oleh AAJI dan OJK,” imbuhnya.
Sementara itu, Country Chair MDRT Indonesia Miliana Marten menjelaskan, dalam dua tahun terakhir keaggotaan MDRT Indonesia terus meningkat. Untuk tahun 2020, jumlah agen asuransi jiwa di Indonesia yang menjadi anggota MDRT, meningkat mencapai 2.745 anggota, atau naik 12%.
“Bagi kami ini adalah pencapaian yang sangat baik di tengah situasi pandemi. Dan sejak 2017 peningkatan member MDRT terus mengalami peningkatan secara signifikan,” kata Miliana.
Namun, tren kenaikan jumlah anggota MDRT ini masih minim jika dibandingkan total agen asuransi jiwa di Indonesia. Dari jumlah agen asuransi di Indonesia saat ini sekitar lebih dari 650 ribu orang, yang menjadi anggota MDRT tidak sampai 0,5%. Bahkan di dunia pun jumlah agen asuransi MDRT hanya 3% saja.
“Inilah yang menjadi tantangan bagi saya dan komite MDRT Indonesia untuk terus mempromosikan manfaat-manfaat yang bisa diperoleh dengan menjadi anggota MDRT,” katanya.
Lihat Juga :