Cashless Makin Populer, Bank Kembangkan Layanan Transaksi Non-Tunai Internasional
Senin, 25 November 2024 - 15:48 WIB
Ekosistem pembayaran tanpa tunai atau cashless yang semakin luas diterima secara global mendorong perbankan melakukan inovasi untuk menjamin kenyamanan dan keamanan nasabah dalam bertransaksi. Foto/Dok
JAKARTA - Ekosistem pembayaran tanpa tunai atau cashless yang semakin luas diterima secara global mendorong perbankan melakukan inovasi untuk menjamin kenyamanan dan keamanan nasabah dalam bertransaksi. Tren cashless diperkuat dengan tingginya pelaku perjalanan dalam negeri yang bepergian ke luar negeri dan mengandalkan transaksi non-tunai dalam memenuhi berbagai kebutuhan.
Riset Wanderlust Unleashed yang dirilis oleh Mastercard tahun ini mengamini tren tersebut. Dari laporan tersebut, terlihat bahwa wisatawan Asia Pasifik mulai meninggalkan uang tunai dan menggunakan metode pembayaran lain selama perjalanan mereka.
Baca Juga: QRIS Cross-Border Jadi Solusi Praktis Pembayaran di Luar Negeri
Pengamat Perbankan dan Praktisi Sistem Pembayaran, Arianto Muditomo menjelaskan, metode pembayaran non tunai atau cashless di Indonesia sudah dikenal dan digunakan secara luas khususnya di segmen ritel.
“Untuk dipahami bahwa cashless dimulai dari era cek (Indonesia tidak mengalami booming cek untuk ritel), card based, dan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS),” jelas Arianto.
Riset Wanderlust Unleashed yang dirilis oleh Mastercard tahun ini mengamini tren tersebut. Dari laporan tersebut, terlihat bahwa wisatawan Asia Pasifik mulai meninggalkan uang tunai dan menggunakan metode pembayaran lain selama perjalanan mereka.
Baca Juga: QRIS Cross-Border Jadi Solusi Praktis Pembayaran di Luar Negeri
Pengamat Perbankan dan Praktisi Sistem Pembayaran, Arianto Muditomo menjelaskan, metode pembayaran non tunai atau cashless di Indonesia sudah dikenal dan digunakan secara luas khususnya di segmen ritel.
“Untuk dipahami bahwa cashless dimulai dari era cek (Indonesia tidak mengalami booming cek untuk ritel), card based, dan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS),” jelas Arianto.
Lihat Juga :