Harga Bitcoin Meledak Tembus Rp1,6 Miliar, Kapitalisasi Pasar Salip Saudi Aramco

Jum'at, 06 Desember 2024 - 07:31 WIB
Trump yang dulunya skeptis terhadap kripto, telah mengubah pendiriannya, mengklaim bahwa ia akan menjadikan AS sebagai "ibukota kripto di planet ini" dan bersikeras semua Bitcoin harus ditambang di negara tersebut. Ia bahkan menggunakan Bitcoin untuk membeli burger keju dan bir untuk para pendukungnya di sebuah bar di New York City.

Bulan lalu, dilaporkan bahwa perusahaan media sosial Trump sedang mengadakan pembicaraan untuk membeli perusahaan perdagangan kripto Bakkt. Banyak analis telah lama memprediksi bahwa Bitcoin dapat melonjak melewati tonggak bersejarah. Namun, beberapa di antaranya memiliki reaksi yang beragam terhadap reli terbaru ini.

"Investor individu pasti sangat senang melihat harga BTC mencapai USD100.000 setelah berita tentang Paul Atkins, yang dinominasikan sebagai ketua SEC," kata Shoki Omori, kepala strategi meja Jepang di Mizuho Securities di Tokyo, kepada Reuters, dilansir dari Russian Today, Jumat (6/12/2024). "Tentu saja, ini tidak berarti BTC akan reli selamanya, karena akan ada pergerakan untuk mengambil keuntungan," katanya.

Baca Juga: Panglima Militer Inggris Peringatkan Dunia di Ambang Era Nuklir Ketiga

Menurut Jeff Mei, chief operating officer di BTSE di Hong Kong, Bitcoin dapat mencapai "tingkat yang lebih tinggi" karena lebih banyak institusi mulai melihatnya sebagai penyimpan nilai yang layak, dan mengalokasikan dana ke ETF Bitcoin.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!